Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Diva Karaoke sebut panitera PN Surabaya sewa purel dari luar
Diva Karaoke di I&M Hotel Jalan Arjuno Surabaya. FOTO: rofik-LICOM
HEADLINE JATIM RAYA

Diva Karaoke sebut panitera PN Surabaya sewa purel dari luar 

LENSAINDONESIA.COM: Diva Karaoke di I&M Hotel Jalan Arjuno Surabaya menyatakan, bahwa pihaknya selama ini tidak menyediakan wanita pemandu lagu (purel) untuk menemani para tamu. Hal ini karena Diva Karaoke merupakan tempat karaoke keluarga.

Karena itu, pihak Diva Karaoke mengaku tidak tahu menahu asal para wanita penghibur yang menemani beberapa panitera Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang kedapatan berkaraoke saat jam kerja pada Jumat 19 Juli 2019 sekitar pukul 14.55 WIB itu.

“Di sini (Diva Karaoke) tidak menyedialan LC (Ladies Companion atau purel). Kalau kemarin (panitera PN Surabaya) yang ke sini memang ditemani LC, berarti itu membawa dari luar,” kata Sigit Julianto, penanggung jawab Diva Karaoke, Senin (22/07/2019).

Sigit mengatakan, bahwa room 9 yang ditempati para panitera berkaraoke bersama LC freelance itu adalah ruangan Large berkapasitas 12 orang. “(Room 9) Itu kapasitasnya 12 orang. Saya pastikan itu (purel) mereka bawa dari luar,” pungkasnya.

Seperti diketahui, beberapa oknum Panitera PN Surabaya kedapatan asyik karaoke di I&M Hotel Jalan Arjuno, Jumat 19 Juli 2019 lalu.

Ironisnya, karaoke saat jam kerja ini mereka lakukan dengan menyewa wanita penghibur.

Oknum Panitera PN Surabaya berpakaian preman yang kedapatan berada di ruang karaoke Hotel I&M room 9 itu diantaranya berinisial B, S dan T.

Selain mereka, di ruangkan tersebut juga terdapat beberapa security PN Surabaya.

Keberadaan security di ruang karaoke tersebut diduga karena diajak oleh para panitera.

Dari pantauan LICOM, beberapa purel yang di room karaoke itu tampak mabuk berat, diduga akibat pengaruh minuman keras (miras).

Mungkin karena terlalu teler, para purel yang disewa panitera itu terlihat beberapa kali salah masuk ke toilet pria ketika hendak buang air kecil.

Baca Juga:  LPIPB bongkar dugaan upaya terstruktur pihak swasta kuasai asset perusahaan plat merah PT KBN di Jakarta Utara

Dari adanya purel-purel yang disewa sudah teler tersebut, diduga para panitera sudah berada di karaoke beberapa jam sebelumnya.

Sementara itu, panitera berinisial T saat ditemui LICOM di kasir karaoke mengaku, bila para purel yang menemaninya berkaraoke itu sudah berada di tempat (karaoke) sebelum dirinya datang.

“Udah mabuk dari tadi, sebelum (saya) ke sini,” ujar mengelak.@rofik

CAPTION: Diva Karaoke di I&M Hotel Jalan Arjuno Surabaya. FOTO: rofik-LICOM