Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Kompetisi Mobile Legends musim keempat adopsi model liga waralaba
MPL-ID Musim Keempat segera dimulai dengan mengadopsi model liga waralaba
HEADLINE TECHNO

Kompetisi Mobile Legends musim keempat adopsi model liga waralaba 

LENSAINDONESIA.COM: Kabar gembira bagi penggemar game online. Pasalnya, kini Mobile Legends bakal kembali digelar untuk musim keempat di Indonesia.

Dengan format Mobile Legends: Bang Bang Professional League-Indonesia (MPL-ID) mengadopsi model liga waralaba yang menjadikan MPL-ID sebagai kompetisi esports pertama di Asia Tenggara dengan model ini.

Dylan Chia, Marketing Director MPL-ID, mengatakan model liga waralaba bertujuan untuk membangun keamanan finansial untuk tim dan pemain sekaligus menerapkan struktur sistematis dalam industri esports Indonesia, demi tercapainya ekosistem esports yang berkelanjutan.

Menurutnya, model waralaba MPL-ID akan memberikan setiap tim slot permanen dalam liga, dengan biaya waralaba permanen sebesar 1 juta dolar AS.

Melalui biaya ini, tim dan pemain MPL Seasons akan mendapatkan sistem permainan yang adil dan setiap tim akan memiliki bayaran yang sama demi tercapainya keseimbangan kekuatan antar tim dan terjaminnya biaya operasional.

Kemudian, akan mendapatkan pendapatan bersama dan setiap tim bisa mendapatkan lebih dari 50% pendapatan liga sebelum dikurangi biaya operasional dan pemasaran liga yang sepenuhnya ditanggung oleh Moonton.

Selain itu, untuk tingkat keamanan finansial maka pemain yang memiliki gaji tetap minimum, dan panjang kontrak minimum 6 bulan per musim. Sedangkan untuk keamanan Ppekerjaan untuk tim dan pemain, karena tidak ada degradasi lagi. Serta, adanya peluang komersialisasi dengan investasi bersama dari Moonton dan tim, MPLD – ID mengembangkan hubungan dengan mitra kunci untuk menciptakan aliran pendapatan baru dan solusi pemasaran untuk brand, tim, dan pemain.

“Di MPL-ID Musim 4, transisi ke model liga waralaba akan mengatasi banyak masalah yang dihadapi peserta di musim sebelumnya. Misalnya, ketidakpastian regulasi menyebabkan kurangnya standarisasi kontrak antara tim dan pemain. Dengan status tim yang kini permanen, ini memungkinkan penerapan standar yang melindungi semua pihak yang terlibat. Ini akan memudahkan kita untuk menciptakan fondasi yang kokoh dengan tujuan jangka panjang untuk keberlanjutan lanskap esports Indonesia,” kata Dylan Chia kepada lensaindonesia.com di Jakarta, Rabu (24/07/2019).

Baca Juga:  Ini komentar Mentan terkait Indonesia akan barter sawit dengan beras dan gula dari India

MPL – ID Musim Keempat ini sendiri akan mencakup delapan minggu Pertandingan Reguler yang dimulai tanggal 23 Agustus 2019 hingga 13 Oktober 2019. Musim Reguler akan diadakan secara offline di XO Tanjung Duren Hall, Jakarta Barat. Sementara Grand Final akan diadakan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta mulai 26 – 27 Oktober 2019.

Liga ini akan menampilkan juara Musim 3 yakni Onic Esports plus tujuh peserta permanen lainnya yakni Alter Ego, Aura, Bigetron Esports, Evos, Geek Fam, Genflix Aerowolf, dan Rex Regum Qeon.

“Dengan sistem keamanan finansial yang tinggi dan standar regulasi baru, liga dapat memastikan akuntabilitas dalam manajemen tim. Ini dapat mengatasi rotasi pemain berulang kali yang sering terjadi karena sistem transfer pemain yang tidak diatur di musim sebelumnya,” ungkapnya.

Dylan menambahkan, sebagai komitmen dalam menumbuhkan ekosistem esports Indonesia, Mobile Legends: Bang Bang juga akan menginvestasikan 8 juta dolar AS untuk mengembangkan lebih lanjut komunitas esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) di Indonesia. Sebagian dari investasi ini akan digunakan untuk mengembangkan ekosistem esports di luar MPL.

“Sebagai kompetisi profesional, kita perlu membangun ekosistem esports yang sukses mulai dari tingkat akar rumput. Contohnya Moonton akan menggelar berbagai turnamen untuk menyediakan lebih banyak platform bagi para gamer untuk tidak hanya menjadi pemain profesional, tetapi juga berperan penting dalam industri esports, termasuk pada organisasi turnamen, MC, dan berbagai perangkat turnamen baik di depan dan di belakang layar. Inisiatif seperti Mobile Legends: Bang Bang Intercity Championship untuk tim amatir, turnamen antar kampus, dan yang melibatkan pihak ketiga akan segera dilaksanakan setelah perencanaan matang, tutur Dylan.

MOBA mobile league terbesar di Asia Tenggara menampilkan Mobile Legends: Bang Bang, game mobile pertempuran online multiplayers yang dikembangkan oleh Shanghai Moonton Technology. Game ini menjadi populer di Asia Tenggara dan akan dilombakan di SEA Games 2019.

Baca Juga:  Buka Parade Surabaya Juang 2019, Risma: Jangan lupakan jasa pejuang

Sejak 2017, MPL-Indonesia menyiarkan lebih dari 700 kali siaran langsung dan mengumpulkan lebih dari 2,5 juta jam menonton. Selain itu, sejak dirilis pada tahun 2016, Mobile Legends: Bang Bang sudah diunduh lebih dari 500 juta kali, diterjemahkan ke dalam 23 bahasa dan memiliki lebih dari 75 juta pengguna bulanan di seluruh dunia.@rudi

CAPTION: MPL-ID Musim Keempat segera dimulai dengan mengadopsi model liga waralaba. FOTO: rudi-LICOM