Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Rachmawati sarankan Prabowo tak hanya fokus kejar kekuasaan
Prabowo Subianto dan Rachmawati Soekarnoputri. FOTO: istimewa
HEADLINE DEMOKRASI

Rachmawati sarankan Prabowo tak hanya fokus kejar kekuasaan 

LENSAINDONESIA.COM: Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Rachmawati Sukarnoputri menyarankan Prabowo Subianto agar tak hanya fokus mengejar kekuasaan. Ia miminta Ketum Gerindra itu juga fokus menyelesaikan persoalan bangsa.

“Saya kan di bidang iddeologi. Dari Awal bagaimana agar visi-misi Partai Gerindra sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) melaksanakan Trisakti Bung Karno. Jadi, bukan masalah kekuasaan, masalah jabatan bukan ke sana pemikiran awal. Pemikiran utama kita bagaimana menyelamatkan kebangsaan kita ke depan,” ujar Rahmawati usai menerima Prabowo di kediamanya, seperti dilansir dari Antara, Minggu (28/07/2019).

Gerindra, kata Rachmawati, harus melihat sistem yang ada saat ini secara antitesis, sehingga dibutuhkan pemikiran dan gagasan untuk menyelematkan bangsa.

Lebih lanjut, dia mempersilakan jika pemikiran Partai Gerindra ini diadopsi oleh pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Dia meyakini pemerintahan Jokowi-Ma’ruf tahu cara mengatasi persoalan yang tengah dihadapi bangsa ini.

“Kami sebagai warga negara yang baik berbagi pemikiran, karena hak warga menyatakan pendapat. Oposisi dalam sistem demokrasi kita tidak ada,” ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo Subianto mentambangi kediaman Rachmawati untuk menyampaikan hasil pertemuannya dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada Rabu, 24 Juli 2019 lalu.

“Oh ya tentu (dibicarakan hasil pertemuan Prabowo dengan Megawati), kan sudah disampaikan kepada saya sebelum pertemuan itu,” kata Rachmawati.

Kepada Rahmawati, Prabowo menjelaskan bahwa dirinya diundang untuk silaturahmi dengan Megawati. Prabowo pun memenuhi undangan tersebut.

Rahmawati mengatakan pertemuan Prabowo dengan Megawati sama halnya dengan pertemuan Prabowo dengan Presiden terpilih Joko Widodo pada Sabtu, 13 Juli 2019 lalu. Menurut dia, pembicaraan antara Jokowi-Prabowo itu berkonten ringan, bukan membicarakan arah koalisi Partai Gerindra ke depan.@LI-13/medcom

Baca Juga:  Keputusan Menag 982 tahun 2019 mengundang polemik, ini kata Ketua Harian Halal Institute

CAPTION: 
Prabowo Subianto dan Rachmawati Soekarnoputri. FOTO: istimewa