LENSAINDONESIA.COM: Petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polresrabes Surabaya menangkap seorang sopir odong-odong berinisial NR alias Kancil, Kamis (01/08/2019) sekitar pukul 02.00 WIB.

Pria 49 tahun warga Jl Jalindro, Surabaya itu ditangkap karena diduga telah mencabuli RM, seorang bocah berusia 11 tahun.

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni mengungkapkan, koban sempat diajak nonton film porno dan iming-iming akan diberi uang sebelum dicabuli.

Kata Ruth Yeni, korban yang masih gadis dibawah umur itu, diajak menirukan aksi dalam film yang ditonton.

“Korban diajak ke tempat sepi, dan dinaikan ke atas kap mobil. Di situ kemudian melakukan aksi bejatnya.” terangnya.

Agar korban tidak melaporkan aksinya kepada orang lain, tersangka memberinya uang sebesar Rp50 ribu.

“Tersangka melakukan perbuatan bejatnya lebih dari sekali,” tambah Ruth Yeni.

Penangkapan terhadap AR berdasarkan laporan polisi bernomor LP/B/150/II/2019/JATIM/RESTABES SBY tanggal 08 februari 2019. Sebab diduga telah melakukan tindakan pencabulan pada korban.

“Ada laporan yang masuk ke kami dan ditindaklanjuti oleh anggota. Setelah dilakukan penyelidikan memang betul adanya, sehingga kemudian anggota melakukan penangkapan pada yang bersangkutan,” kata Ruth Yeni.

Petugas yang khawatir dengan kondisi korban, mengamankan dan menitipkan ke tempat rehabilitas untuk memulihkan psikologinya.

“Korban kami titipkan ke rumah rehabilitasi,” pungkas Ruth Yeni.

Tersangka yang diamankan di rumahnya saat terlelap tidur ini, dijerat pasal 81-82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak.

NR pun terancam hukuman pidana selama 15 tahun penjara.@rofik

CAPTION: Terduga pelaku pencabulan saat diamankan di Polrestabes Surabaya. FOTO: rofik-LICOM