Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.  
Dosen dan Mahasiswa FMIPA UI gelar pekan kemandirian bagi anak-anak autis
Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI). (Humas dan KIP UI)
EDUKASI

Dosen dan Mahasiswa FMIPA UI gelar pekan kemandirian bagi anak-anak autis 

LENSAINDONESIA.COM: Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) mengadakan Pekan Kemandirian Autiscare di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Bagus, Kebagusan, Pasar Minggu, pada Selasa (30/7).

Sejumlah rangkaian kegiatan diantaranya Pelatihan Keterampilan Karya Seni bagi anak-anak berkebutuhan khusus, seperti Autis, agar dapat meningkatkan keterampilan yang berdaya jual.

Kegiatan ini diinisiasi oleh dosen-dosen FMIPA UI yaitu Ratna Yuniati, Retno Lestari, Astari Dwiranti, Fadhillah, Sitaresmi serta sejumlah mahasiswa FMIPA UI. Selain itu didukung pula oleh Dosen Keperawatan FIK (Fakultas Ilmu Keperawatan) UI Tuti Nuraini, sejumlah mahasiswa FIK UI serta menjalin kerja sama dengan Yayasan Pandu Cendekia, UKM Pramuka UI, serta didukung oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat UI.

Salah satu dosen pelaku Pengmas, Retno Lestari menuturkan, “Selain itu, kami juga menggandeng dua yayasan yang secara khusus membina anak-anak berkebutuhan khusus yaitu Yayasan Terapi Putra Fitri serta Yayasan Rumah Autis. Kami merangkul para Anak binaan dari kedua yayasan tersebut untuk diberi pelatihan kerajinan tangan dengan memanfaatkan kertas-kertas bekas dari koran dan lainnya. Sebelumya, pada tahun 2018 kami telah melakukan hal serupa yaitu mengajak anak-anak berkubutuhan khusus ini untuk ikut dalam kegiatan camping bersama di alam terbuka agar dapat menumbuhkan sikap keberanian, melatih kepercayaan diri, dan kemandirian,” uajr Retno.

Kegiatan diikuti 21 peserta dengan kisaran usia 11 – 27 tahun dan dimulai dengan pembukaan dan games kecil-kecilan dengan peserta untuk meningkatkan antusias peserta mengikuti kegiatan hingga akhir. Pelatihan dimulai dengan pembagian peserta ke dalam kelompok kecil yang terdiri atas 2 orang anak, 1 pendamping dari yayasan serta 1 orang mahasiswa.

Baca Juga:  Escalator Tunjungan Plaza Surabaya anjlok, pengunjung loncat selamatkan diri

Tim Pengmas juga menerjunkan langsung para mahasiswa UI untuk menjadi Kakak Pendamping yang mengajarkan cara membuat kerajinan tangan dari kertas untuk membentuk vas bunga maupun bingkai. Sedangkan, para pendamping dari Yayasan bertugas membimbing anak agar tetap fokus.

“Seru sekali kak, bisa mewarnai,” ujar Shaisar (11), salah satu peserta dari Yayasan Terapi Putra Fitri. Terlihat pula antusias dari peserta lain yang semangat membuat kerajinan tangan serta melukisnya dengan berbagai warna.

Diharapkan Pelatihan keterampilan ini dapat membantu meningkatkan kemandirian anak-anak berkebutuhan khusus sehingga mereka mampu membuat produk-produk bernilai ekonomis yang dapat dijual sebagai salah satu sumber penghasilan bagi mereka.@licom