Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
XL dan Bakamla permak Nunukan jadi Desa Maritim
Group Head XL Axiata Regional Jabodetabek, Kalbar, Kaltim & Kaltara, Bambang Parikesit (ketiga kiri depan) foto bersama jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan, Perwakilan Bakamla RI, perwakilan sekolah SMU dan Perwakilan Masyarakat Nelayan di Desa Balansiku, Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara di sela-sala acara pembentukan desa martim pada Rabu (14/08/2019).ist
Internet

XL dan Bakamla permak Nunukan jadi Desa Maritim 

LENSAINDONESIA.COM: XL Axiata dan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) besut program “Desa Maritim” di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Program ini mengimplementasikan teknologi digital guna mendukung kehidupan masyarakat setempat, serta meningkatkan aspek sosial, ekonomi, politik, serta pertananan dan keamanan negara.

Direktur Utama XL Axiata Dian Siswarini dengan Sekretaris Utama Bakamla RI, Laksamana Muda (Bakamla) Supriatno Irawan M.M yang disaksikan oleh Kepala Bakamla RI Laksamana Madya (Bakamla) Achmad Taufiqoerrochman S.E. beberapa waktu yang lalu di Jakarta.

“Sebab itu kami akan memberikan dukungan secara maksimal melalui implementasi sejumlah program digital yang sesuai dengan visi Desa Maritim tersebut, apalagi infrastruktur jaringan telekomunikasi dan data yang berkualitas yang kami miliki juga sudah menjangkau wilayah ini,” ujar Bambang dalam keterangan resminya, Kamis (15/08/2019).

Ia menambahkan, melalui dukungan jaringan data berkualitas di Sebatik, XL Axiata akan mengimplementasikan program-program digital yang bisa diakses langsung oleh masyarakat setempat. Program tersebut antara lain Laut Nusantara untuk meningkatkan produktifitas nelayan, Sisternet guna meningkatkan pemanfaatan saranan digital bagi kaum perempuan, serta Gerakan Donasi Kuota yang merupakan program dukungan bagi sekolah-sekolah agar bisa mengakses internet cepat untuk peningkatan mutu belajar mengajar.

“Penyelenggaraan desa maritim yang digagas Bakamla RI ini, untuk membantu komunitas nelayan dalam memberdayakan sumber daya manusianya, meningkatkan kesejahteraan, kualitas hidup, dan lingkungan, agar bisa menjadi mitra Bakamla RI dalam mendukung patroli laut untuk peningkatan keamanan dan keselamatan laut,” imbuh Bambang.

Implementasi semua program tersebut berlangsung pada 14 Agustus 2019 di Desa Balansiku, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.
XL Axiata juga membekali para peserta dengan smartphone yang di dalamnya sudah teeinstall aplikasi Laut Nusantara dan kartu SIM XL Axiata berikut paket data internet cepat.

Baca Juga:  Ratusan atlet Puslada Jatim jalani pemempaan mental di Rindam

“Smartphone dan aplikasi Laut Nusantara yang diberikan di Nunukan ini versi terbaru hasil dari pengembangan teknologi sebelumnya. Versi ini lebih kaya fitur yang bisa dimanfaatkan nelayan untuk menghindari gagal tangkap dan kecelakaan kerja,” urai Bambang.

Untuk sisternet, akan dibuka kelas khusus pemberdayaan perempuan melalui sarana digital. Kelas ini akan dibuka secara umum sehingga warga setempat yang berminat bisa mengikutinya. Akan diajarkan antara lain mengenai mengenai keunggulan teknologi internet, ekonomi digital, serta potensi ekonomi di desa mareka masing-masing yang bisa dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi digital/internet terutama dalam pasaran atau promosi.

Saat ini XL Axiata melayani masyarakat Kabupaten Nunukan dengan infrastruktur jaringan yang memadai. Tersedia lebih dari 30 BTS termasuk 4 BTS 4G LTE dan hampir 20 BTS 3G di Kabupaten Nunukan termasuk Pulau Sebatik. Jaringan data XL Axiata masuk ke wilayah strategis ini sejak tahun 2012 lalu.@Rel-Licom