Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
TaniGroup bersama IPB bakal cetak petani milenial
TaniGroup bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) membangun sektor pertanian di Indonesia, khususnya di era digital. (Rudi Licom)
Bisnis

TaniGroup bersama IPB bakal cetak petani milenial 

LENSAINDONESIA.COM: TaniGroup, agritech startup yang menaungi e-commerce pertanian TaniHub dan penyedia layanan pendanaan online peer-to-peer lending TaniFund, menjalin kerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam membangun sektor pertanian di Indonesia, khususnya di era digital dalam mencetak petani milenial.

Penandatangan kerjasama ini dilakukan CEO dan Co-Founder TaniGroup Ivan Arie Sustiawan dan Rektor IPB Dr. Arif Satria, SP, Msi di Auditorium Andi Hakim Nasution, Kampus IPB Dramaga Bogor, Jumat (16/8).

CEO dan Co-Founder TaniGroup Ivan Arie Sustiawan mengatakan kerjasama dengan IPB selaku institusi pendidikan penting dilakukan karena berbagai permasalahan di sektor pertanian Indonesia sangat mendesak untuk dipecahkan.

Menurutnya, TaniGroup sebagai pelaku usaha di sektor swasta dan IPB sebagai institusi pendidikan tinggi negeri yang berfokus pada pertanian bersinergi memiliki peran sebagai pemangku kepentingan (stakeholders) di dunia pertanian Indonesia, di samping petani, pemerintah, dan masyarakat umum yang di dalamnya terdapat berbagai jenis industri serta konsumen.

“Penandatanganan MoU dengan IPB adalah bukti dari komitmen kami untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka mendukung pertanian Indonesia. TaniHub dan TaniFund berdiri berangkat dari semangat Agriculture for Everyone yakni sebuah visi untuk membuka akses seluas-luasnya bagi petani dan masyarakat umum untuk saling bahu-membahu meningkatkan kesejahteraan bersama dan menciptakan masa depan yang lebih baik. Kolaborasi dengan banyak pihak menjadi penting karena tidak mungkin kami melakukan upaya itu sendiri,” ujar Ivan.

Ia mengungkapkan, hubungan antara TaniGroup dan IPB sudah berlangsung sejak lama sebagai sesama stakeholders di sektor pertanian. TaniGroup secara konsisten berpartisipasi sebagai narasumber dalam sejumlah event yang diadakan IPB maupun organisasi yang bernaung di bawah kampus pertanian tersebut.

Di sisi lain, TaniGroup melihat peran IPB sangat strategis melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi serta penciptaan sumber daya manusia (SDM) untuk sektor pertanian. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk memecahkan masalah ketidaksesuaian antara SDM yang diciptakan di dunia pendidikan dan tenaga kerja dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh industri.

Baca Juga:  154 pemain ikuti seleksi pembentukan tim futsal Jatim

“Pada era Revolusi Industri 4.0 yang penuh ketidakpastian, kolaborasi menjadi jawaban bagi setiap organisasi agar mampu bergerak lincah menghadapi berbagai tantangan, termasuk IPB sebagai institusi pendidikan tinggi negeri terkemuka. Kami terus mendorong kolaborasi dengan pelaku industri, termasuk perusahaan startup seperti TaniGroup, untuk bersama-sama menghadirkan teknologi 4.0 ke dalam pembangunan pertanian, sekaligus sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui MoU ini, kami berharap kerja sama yang lebih erat dapat segera dilaksanakan untuk mewujudkan pertanian 4.0 di Indonesia,” katanya.

Dalam rangka mendukung pertumbuhan bisnis yang pesat, Ivan berharap kolaborasi dengan IPB dapat berbuah kongkret melalui serangkaian kerjasama di masa depan. Kerja sama tersebut seperti pada bidang penelitian serta pengembangan data dan SDM yang bersifat mutual.

Sebagai contoh, SDM yang ahli dalam pengelolaan tanah dan tanaman (agronomist) dapat berperan signifikan dalam memperbaiki kualitas hasil panen, sehingga para petani dapat memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat.

“Kerjasama dengan berbagai pihak diharapkan dapat membantu meningkatkan kapasitas kami dalam menciptakan dampak sosial, yang adalah salah satu pilar TaniGroup,” tutur Ivan.

Sementara itu, Rektor IPB Dr. Arif Satria, SP, MSi menyatakan saat ini semua semua mengarah digital. Proses digitalisasi ini merubah minset dari own ekonomi menjadi sharing ekonomi.

“Dari mulai kecil saja yakni facebook atau instagram, anda share knowledge menemukan ini itu atau memasarkan produk tertentu, maka dengan mudah anda atau produk yang anda tawarkan dibaca dikenal orang lain,” kata Rektor IPB Arif Satria.@Rudi