Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Begini kondisi terakhir polisi korban serangan pria Madura di Polsek Wonokromo
Pelaku tergeletak di ruang SPKT Polsek Wonokromo dengan penjagaan ketat petugas (ist)
HEADLINE

Begini kondisi terakhir polisi korban serangan pria Madura di Polsek Wonokromo 

LENSAINDONESIA.COM: Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, menjelaskan hasil tindakan medis yang dilakukan Dokter RS Bhayangkara terhadap Aiptu Agus Sumarsono, anggota Polsek Wonokromo yang dibacok Imam Mustofa, Sabtu (17/9/2019) petang lalu.

Menurutnya ada lima luka sobek pada korban yang diakibatkan sabetan dua senjata tajam yang dilakukan Imam Mustofa. “Dari kepala menyusuri, pipi, leher dan lengan ada sekitar 5,” ujar Kombes Frans Barung usai mendampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakapolda Jatim yang menjenguk korban di Ruang Anggrek RS Bhayangkara Jl Ahmad Yani, Surabaya, Minggu (18/8/2019).

Pertama, hasil CT scan kepala menunjukkan ada tulang tengkorak kepala bagian atas yang mengalami cuil (avulsi). Namun tak ada tanda luka menembus batok kepala. Kedua, adanya luka robek pipi kiri yang mengenai tulang pipi. Ketiga, luka bacok lengan kanan bawah. Keempat, luka bacok di punggung kanan sehingga mengakibatkan jari tangan kanan dipasang pinning dan dijahit.

“Yang terakhir adalah luka bacok pada jari manis kiri & telapak kiri. Untuk tindakan medisnya dilakukan pemasangan pinning (flat) pada jari ketiga, keempat, kelima, serta jahit tendon,” pungkasnya.

Seperti diberitakan Lensa Indonesia sebelumnya, Imam Mustofa, asal Sumenep, Madura menyerang petugas SPKT Polsek Wonokromo dengan senjata tajam, setelah sebelumnya berpura-pura melapor ke petugas piket.

Akibat serangan mendadak itu, petugas piket SPKT Polsek Wonokromo, Aiptu Agus Sumarsono, menderita luka bacok di kepala, tangan dan pipi kirinya. Tindakan pelaku juga melukai petugas piket Reskrim Briptu Febian.

Saat diamankan dan dilakukan penggeledahan, polisi menemukan senpi airsoft gun, ketapel, kelereng, makanan ringan, dan kertas print bergambar logo ISIS dalam tas pelaku. @LI-15

Baca Juga:  HUT Jatim ke-74, Khofifah bebaskan pajak motor dan mobil