Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Anggota Polsek Wonokromo korban serangan pria Madura dapat kenaikan pangkat luar biasa
Aiptu Sumarsono dapat kenaikan pangkat luar biasa usai dijenguk Kapolri Jenderal Tito Karnavian
HEADLINE

Anggota Polsek Wonokromo korban serangan pria Madura dapat kenaikan pangkat luar biasa 

LENSAINDONESIA.COM: Aiptu Sumarsono, anggota SPKT Polsek Wonokromo yang jadi korban penyerangan Imam Mustofa, dijenguk Kapolri Jenderal Tito Karnavian di RS Bhayangkara Polda Jatim.

Jenderal Tito mendoakan agar anggotanya itu secepatnya puluh dan kembali berdinas. Untuk memacu semangat, Kapolri memberikan hadiah kenaikan pangkat luar biasa setelah mendengar masa pengabdian Aiptu Agus di Polri hanya tersisa 8 bulan. “Anggota Aiptu Agus sekarang menjadi Ipda, mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa,” tegasnya, Senin (19/8/2019).

Aiptu Agus sendiri nampak sangat bersemangat saat dijenguk pucuk pimpinannya itu. Dia lalu menceritakan detik-detik saat dirinya diserang. “Dia (pelaku) awalnya datang mengaku akan melapor terkait kasus lalu lintas. Tapi mendadak menyerang menggunakan parang panjang. Sabetannya mengarah kepala namun berhasil saya tangkis. Tapi sudah kena (kepala) sedikit,” ujarnya memulai cerita kepada Jenderal Tito.

Saat diserang, Aiptu Agus mengaku berhasil merampas senjata tajam yang dibawa pelaku. “Saya bisa saja menyerang balik dan mau tancapkan ke dia. Tapi saya gak tega,” jelasnya.

Seperti diberitakan Lensa Indonesia sebelumnya, Imam Mustofa asli warga Desa Talaga, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep sudah 9 tahun pergi meninggalkan kampung halamannya dan tinggal di Surabaya bersama istri dan ketiga anaknya.

Diduga Imam terpapar paham radikal yang menjadikan kehidupannya berubah total. Dari semula ramah, Imam jadi tertutup terhadap warga di sekitar tempat kosnya Jl Sidosermo, Wonocolo, Surabaya. Puncaknya, Imam Mustofa menyerang petugas SPKT Polsek Wonokromo dengan senjata tajam dengan modus pura-pura melapor ke petugas piket, sabtu (17/8/2019).

Akibat serangan mendadak itu, petugas piket Polsek Wonokromo, Aiptu Agus Sumarsono, menderita luka bacok di kepala, tangan dan pipi kirinya. Demikian juga petugas piket Reskrim Briptu Febian yang kebetulan ada di lokasi

Baca Juga:  HUT Jatim ke-74, Khofifah bebaskan pajak motor dan mobil

Polisi kemudian melumpuhkannya dengan tembakan. Saat diamankan dan dilakukan penggeledahan, di tasnya ditemukan air softgun, ketapel, kelereng, makanan ringan, dan kertas print bergambar logo ISIS. @LI-15