Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Yuana gelapkan uang UD Setia Jaya Sentosa untuk bayar kredit truk
Sidang kasus penggelapan uang UD Setia Jaya Sentosa di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (21/08/2019). FOTO: ROFIK-LICOM
HEADLINE JATIM RAYA

Yuana gelapkan uang UD Setia Jaya Sentosa untuk bayar kredit truk 

LENSAINDONESIA.COM: Yuana Chusnul Chotimah, terdakwa kasus penipuan dan penggelapan menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (21/08/2019).

Selain pemeriksaan saksi, Yuana juga menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

Pada sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Prakosa menghadirkan empat saksi diantaranya, Kong Eko Setiabudi, Rahma Eka Suryani, Djaka Adrianta dan Veronika Florence.

Keempat saksi diperiksa secara bersama-sama di hadapan majelis hakim yang diketuai Anne Rusiana.

Kong Eko Setiabudi membenarkan bahwa Yuana merupakan karyawan bagian marketing di perusahaan miliknya yaitu UD Setia Jaya Sentosa.

“Perusahaan kami jual beli triplek. Benar ada pemesanan dari CV Bayu Dinamika Abadi dan pembayarannya saat itu belum lunas,” ujarnya.

Sementara, Rahma Eka Suryani yang merupakan bagian piutang UD Setia Jaya Sentosa membenarkan bahwa saat itu ada piutang yang belum lunas dari CV Bayu Dinamika Abadi. “Ada piutang dari Pak Djaka Adrianta (pemilik CV Bayu Dinamika). Kemudian saya melakukan penagihan, tapi katanya sudah dibayar melalui Yuana,” bebernya.

Hal senada juga diutarakan Djaka. Menurut Djaka, dirinya telah membayar piutang melalui transfer ke rekening pribadi atas nama Yuana. “Karena sejak awal seperti itu (bayar melalui rekening Yuana). Saya pikir tidak akan ada masalah, karena memang sebelumnya seperti itu,” ungkap Djaka.

Usai saksi-saksi diperiksa, giliran Yuana diperiksa sebagai terdakwa. Dalam keterangannya, Yuana mengakui bahwa dirinya telah menggelapkan uang UD Setia Jaya Sentosa. “Saya digaji Rp5 juta perbulan. Uangnya tidak saya setorkan, saya pakai buat bayar angsuran pembelian truk. Isi BAP benar,” kata Yuana.

Perlu diketahui, dalam dakwaan dijelaskan bahwa Yuana Chusnul Chotimah sebagai marketing UD Setia Jaya Sentosa dituding telah melakukan penagihan tanpa sepengetahuan perusahan ke CV Bayu Dinamika Abadi atas piutangRp 613 juta.

Baca Juga:  Empat Perguruan Tinggi berebut juara Liga Mahasiswa Volleyball Grup Timur 

Atas hal itu, Yuana lantas dilaporkan ke polisi oleh CV Bayu Dinamika Abadi dengan pasal 374 KUHP.@rofik