Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Minat baca warga Surabaya capai 77 persen, T-Perpus jadi alat pendongkrak secara digital
(dari kiri kedua Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini bersama Walikota Surabaya, Tri Rismaharini saat talk show program T-Perpus di Surabaya, Jumat (23/08/2019). Eld
Gadget

Minat baca warga Surabaya capai 77 persen, T-Perpus jadi alat pendongkrak secara digital 

LENSAINDONESIA.COM: Telkomsel dukung program pemerintah dalam Gerakan Literasi Nasional (GLN) dengan menggelar roadshow program T-Perpus di 10 kota diantaranya Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Pontianak, Solo, Ambon, Cianjur, Lembang, Ternate, dan Manado.

T-Perpus merupakan platform aplikasi perpustakaan digital Telkomsel berkolaborasi dengan Gramedia Digital, yang menyediakan lebih dari 6.000 judul buku, koran, majalah dari penerbit ternama yang bisa diunduh gratis di android maupun iOS.

Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini mengatakan, dengan inovasi dan pemanfaatan teknologi, Telkomsel hadirkan platform aplikasi perpustakaan digital T-Perpus guna mendongkrak minat baca masyarakat Indonesia yang saat ini masih tergolong rendah.

“Dengan inovasi ini, masyarakat akan dimudahkan mengakses informasi dan ilmu pengetahuan, mendorong minat baca, meningkatkan kompetensi sekaligus menjadi sarana pendidikan guna mencerdaskan bangsa,” ujarnya saat roadshow T-Perpus di Surabaya,” Jumat (23/08/2019).

Ia menambahkan, T-Perpus merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel yang berlandaskan pilar Pendidikan sehingga ditujukan untuk meningkatkan kapasitas ilmu pengetahuan sekaligus mempersiapkan keahlian profesi generasi muda Indonesia di berbagai bidang.

“Sektor pendidikan jadi hal fundamental bagi pembentukan individu-individu unggul sebagai bagian dari generasi emas yang akan memimpin Indonesia di masa depan. Namun negara kita masih menghadapi problematika di bidang pendidikan. Rendahnya tingkat minat baca serta tidak terjangkaunya harga buku di Indonesia penyebabnya. Melalui aplikasi T-Perpus akan mempermudah masyarakat dalam mengakses ilmu pengetahuan dan informasi yang dapat diakses kapan pun dan di mana pun melalui device-nya,” tegas Emma.

Telkomsel juga bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Dan diharapkan T-Perpus mampu meningkatkan minat baca masyarakat Surabaya melalui budaya baca digital.

“Kami optimalkan kemahiran teknologi informasi dan digital untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Semoga program T-Perpus, Patriot Desa Digital dan Digital Creative Millenials agar bisa terus mengakselerasikan literasi serta mendukung pola pikir masyarakat untuk selalu berpikir kreatif,” tandasnya.

Baca Juga:  Mengolah sampah Benowo menjadi listrik dan inovasi menuju 11 megawatt per hari

Di waktu yang sama, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menyampaikan, aplikasi yang diinisiasi Telkomsel kerja bareng Gramedia ini diharapkan bermanfaat dan makin mempermudah akses generasi muda untuk memperoleh informasi lebih luas.

“Surabaya ini merupakan kota yang minat bacanya tertinggi di Indonesia hingga mencapai 77%. Hal itu ditopang adanya 1.452 perpustakaan yang ada di Surabaya. Untuk itu, nggak harus berhenti, tetaap terus didorong agar minat baca meningkat. Nggak Surabaya saja, tapi harus ke seluruh Indonesia,” tegas Risma.

Risma berharap perpustakaan juga ada di tempat-tempat publik seperti di taman-taman yang ada di Surabaya. Dengan demikian, perlahan-lahan minat baca warga Surabaya akan tumbuh signifikan.@Eld-Licom