Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Polrestabes Surabaya gerak cepat amankan 5 pelaku pembunuhan pengunjung Diskotek Triple X
Lima pelaku bentrok yang mengakibatkan seorang pengunjung Diskotek Triple X tewas diamankan di Mapolrestabes Surabaya. FOTO: ROFIK-LICOM
HEADLINE

Polrestabes Surabaya gerak cepat amankan 5 pelaku pembunuhan pengunjung Diskotek Triple X 

LENSAINDONESIA.COM: Tak sampai 24 jam, petugas Unit Resmob Sat Reskrim Polrestabes Surabaya bergerak cepat meringkus 5 dari belasan pelaku pengeroyokan hingga tewas terhadap korban Arif Rahman, pengunjung Diskotek Triple X di Kompleks Ruko Kedungdoro.

Kanit Resmob Iptu Bima Sakti, saat dikonfirmasi Lensa Indonesia, Sabtu (24/8/2019) pukul 22.00 WIB, membenarkan pihaknya telah mengamankan 5 pelaku pengeroyokan yang menyebabkan 1 orang tewas dan 3 lainnya luka berat tersebut. “Sementara 5 orang kami amankan tadi sekitar Maghrib ya,” ujarnya singkat.

Kemungkinan jumlah tersangka akan terus bertambah mengingat pengakuan saksi dan korban, rombongan pelaku jumlahnya sekitar 15 orang. “Kedua kelompok ini sebelumnya sama-sama pesta miras di Diskotek Triple X. Pihak korban yang cuma 6 orang kalah jumlah karena rombongan pelaku sekitar 15 orang,” jelas sumber Lensa Indonesia yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua kubu pengunjung Diskotek Triple X di Kompleks Ruko Kedungdoro 34-36, Surabaya, Sabtu (24/8/2019) dini hari bentrok. Akibatnya satu orang tewas, yakni Arif Rahman, asal gang Masjid, Peganden Kidul, Kecamatan Manyar, Gresik. Sedangkan 3 orang lainnya, masing-masing Jono, Armanda dan Imam warga Surabaya, mengalami luka berat. Para korban sempat dirawat di RS Pusura Tegalsari.

Informasi yang dihimpun Lensa Indonesia, kasus bentrokan dua kubu ini bermula dari cekcok Arif Rahman cs yang tergabung dalam grup Kobam Crew dengan para pelaku yang berasal dari Lumpur, Gresik.

Kasus tersebut tak selesai sehingga diam-diam pihak pelaku mengirim sejumlah orang masuk ke Diskotek Triple X untuk memata-matai rombongan korban yang sering pesta miras di tempat hiburan 3 lantai tersebut, pada Jumat (23/8/2019).

Setelah Diskotek Triple X bubar pada Sabtu (24/8/2019) sekitar pukul 03.00 WIB, diam-diam rombongan Arif Rahman alias Rendy Gombel yang berjumlah 6 orang dikuntit para pelaku mulai Jl Kedungdoro hingga Jl Widodaren. Di lokasi yang sepi inilah belasan pelaku langsung mengepung dan menghajar para korban. Dua orang dari pihak korban berhasil menyelamatkan diri namun 4 lainnya dihajar. Arif Rahman tewas di lokasi kejadian, sedangkan Jono, Armanda dan Imam kondisinya kritis akibat hantaman benda tumpul di kepala. @rofik

Baca Juga:  Intoleransi sama dengan menolak hak-hak dasar yang dijamin oleh konstitusi