Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Showroom Jl Kertajaya dibobol pencuri, satu mobil raib
Polisi melakukan olah TKP di Showroom Jl Kertajaya Surabaya yang dibobol pencuri, Selasa (03/09/2019). FOTO: ROFIK-LICOM
HEADLINE JATIM RAYA

Showroom Jl Kertajaya dibobol pencuri, satu mobil raib 

LENSAINDONESIA.COM: Sebuah showroom jual beli mobil bekas di Jl Kertajaya 152 Surabaya dibobol pencuri, Selasa (03/09/2019).

Pelaku pencurian tergolong cerdik. Sebab sebelum menjalankan aksinya, pelaku yang diduga orang dalam itu merusak CCTV yang terpasang di sekitar showroom.

Dari tempat itu, pencuri berhasil menggondol 1 unit mobil Hondal Altis warna hitam bernopol L 1759 XW.

Pencurian ini baru diketahui setelah Santi, salah satu karyawan hendak membuk showroom sekitar pukul 09.00 WIB tadi pagi.

Saat itu Santi melihat gagang rollingdoor showroom mengangga dan rusak.

“Saat mau buka pintu, gagangnya sudah menganga. Awalnya sudah curiga saat masukan kunci tapi tidak bisa dan saat ditarik ke atas langsung terbuka,” ungkap Santi.

Santi mengatakan, mobil yang hilang posisinya terparkir paling depan, tepat di depan rollingdoor.

Parkirnya ya pas di depan pintu itu,” sebutnya.

Kanit Reskrim Polsek Gubeng AKP Oloan Manulang membenarkan telah terjadi pencurian mobil di showroom tersebut.

“Iya benar. Kami masih melaku penyelidikan dan memintai keterangan saksi-saksi,” katanya.

Sementara itu, Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti menduga pelaku lebih dari satu orang. Dan pencurian berlangsung dini hari.

“Tim sudah lakukan olah TKP, termasuk mengumpulkan data dan informasi dari saksi-saksi. Dugaan pelaku lebih dari satu orang dan beraksi dini hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bima mengatakan jika rekaman CCTV di showroom turut serta raib bersama mobil korban.

“Ada CCTV, hanya saja servernya dijebol oleh pelaku dan dibawa beserta mobil yang raib. Dugaannya pelaku sudah profesional ya,” tambahnya.

Saat ini polisi tengah melakukan identifikasi terhadap pelaku pencurian tersebut.

“Anggota sudah kami kerahkan untuk identifikasi dan mengejar pelakunya. mohon waktu ya mas,” pungkas Bima.@rofik

Baca Juga:  Komisi I DPRD Kota Bekasi usulkan “pecat” pimpinan demo guru-guru honorer, tuding dewan potong gaji guru