Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
AKD DPRD Jatim terbentuk, ini nama 9 ketua fraksi yang ditetapkan
Ketua DPRD Jatim Sementara Kusnadi. FOTO: SARIFA-LICOM
HEADLINE DEMOKRASI

AKD DPRD Jatim terbentuk, ini nama 9 ketua fraksi yang ditetapkan 

LENSAINDONESIA.COM: DPRD Provinsi Jawa Timur telah membentuk alat kelengkapan dewan (AKD) untuk periode 2019-2024. AKD yang telah dibentuk oleh pimpinan DPRD Jatim sementara baru komposisi fraksi di DPRD Jatim.

Dari 11 partai politik dapat jatah kursi di DPRD Jatim membentuk 9 Fraksi di DPRD Jatim. PDIP ada 27 kursi, PKB 25 kursi, Partai Gerindra 15 kursi, Partai Demokrat 14 kursi dan Partai Golkar 13 kursi.

Selanjutnya, Partai NasDem 9 kursi, PAN 6 kursi, PPP 5 kursi, PKS 4 kursi, Partai Hanura 1 kursi dan Partai Bulan Bintang (PBB) 1 kursi.

Ketua DPRD Jatim Sementara Kusnadi menjelaskan untuk membentuk fraksi di DPRD Jatim minimal lima orang.

Saat ini hanya ada 8 partai politik yang memenuhi syarat satu fraksi yaitu PDIP, PKB, Partai Gerindra, Partai Demokrat dan Partai Golkar, Partai NasDem, PAN dan PPP. Sementara untuk Fraksi PKS, Hanura dan PBB digabung menjadi satu bernama Fraksi Keadilan Bintang Nurani.

Nama-nama pimpinan fraksi yang telah ditetapkan yaitu PDIP Sri Untari Bisowarno, PKB Anik Maslacha, Fraksi Gerindra Ahmad Hadinuddin, Fraksi Demokrat Sri Subianti, Golkar Sahat Tua Simanjutak. Selanjutnya Fraksi NasDem ketuanya Muzammil Syafii, Fraksi PAN A. Basuki Babussalam, Fraksi PPP Musyaffa’ Noer, Fraksi Keadilan Bintang Nurani dipimpin oleh Arif Hari Setiawan.

Ketua Fraksi PKB Jatim, Anik Maslacha mengatakan meski saat ini PKB dapat kursi nomor dua di DPRD Jatim FPKB tetap terus mewarnai dan berjuang baik di internal alat kelengkapan dewan. Ada sejumlah hal yang akan dibawa oleh fraksinya. “ Pertama kami minta kepada semua anggota fraksi untuk terus semangat berjuang demi kemaslahatan umat,” papar Anik.

Kedua, yaitu memperjuangkan pendidikan Madrasah aliyah untuk mendapatkan bantuan anggaran dari pemerintah provinsi Jatim. “Prinsip kalau SMA/SMK negeri maupun swasta dapat bantuan, maka Madrasah Aliyah (MA) juga bisa mendapatkan bantuan dari Pemprov Jatim,” harapnya.

Baca Juga:  Tegaskan masih ketua KPK, Agus Rahardjo janji selesaikan masa bakti hingga Desember 2019

Ketiga, Fraksi PKB ini lahir dari Nahdatul Ulama (NU) maka wajib bagi fraksinya memperjuangkan dan manut patuh pada kiai NU. Keempat yaitu persoalan utama Jatim adalah disparitas dan kemiskinan. Selain itu, juga akan ikut memperjuangkan pendidikan dan kesehatan serta upaya menangkal tindakan kekerasan/diskriminasi di tengah masyarakat Jatim.@sarifa