Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Kemenkominfo luncurkan SIMONAS, permudah talenta digital cari kerja
Menkomingo Rudiantara. FOTO: ISTIMEWA
HEADLINE JAKARTA

Kemenkominfo luncurkan SIMONAS, permudah talenta digital cari kerja 

LENSAINDONESIA.COM: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meluncurkan platform national talent pool SIMONAS (Sistem Informasi Monitoring Alumni Sertifikasi).

Platform ini bisa digunakan oleh pencari kerja untuk menemukan peluang kerja dan pelaku industri untuk mencari talenta digital yang dibutuhkan.

Saat ini, dinamika globalisasi yang semakin dipermudah oleh revolusi industri jilid ke 4 semakin membuat persaingan semakin tajam dan perang dagang semakin memanas.

Mengantisipasi hal itu, pemerintah berupaya mengambil peluang di tengah arus komunikasi dan interaksi yang semakin mudah dan terbuka. Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Badan Litbang SDM) Kemenkominfo berupaya menghubungkan SDM yang tersedia di Indonesia dengan perusahaan atau instansi yang membutuhkan tenaga kerja.

Upaya itu diimplementasikan dengan meluncurkan platform SIMONAS. Platform ini berfungsi untuk rekrutmen tenaga kerja sekaligus sebagai national talent pool yang dapat digunakan oleh kandidat pencari kerja dan perusahaan atau instansi yang memerlukan tenaga kerja.

“Isu nomor satu di Indonesia adalah masalah talenta SDM. Microsoft, Cisco, kesulitan mencari teknisi, saya akhirnya membuat program Digital Talent Scholarship di Indonesia. Tahun ini, kita mulai dengan 1.000 peserta yang bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi,“ ungkap Menteri Kominfo Rudiantara dalam peluncuran akbar SIMONAS di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Kamis (05/09/2019).

Menurut Menteri Rudiantara, ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pun, menjadi perhatian serius pemerintah.

“Bahkan, di pesantren-pesantren nantinya ada Balai Latihan Kerja atau BLK untuk membekali para santri dengan keterampilan teknis,” tutur pria yang karib disapa Chief RA ini.

SIMONAS adalah platform untuk mempertemukan demand dan supply sebagai upayanya melengkapi ekosistem yang sudah ada selama ini. SIMONAS menjadi sebuah solusi kebutuhan dan ketertinggalan kebutuhan talenta digital di Indonesia.

Baca Juga:  Gigit suami, istri Dosen UK Petra divonis 40 hari penjara

Perusahaan dapat menggunakan SIMONAS untuk melakukan talent scouting berdasarkan skills, lokasi, sekolah atau universitas terakhir, tingkat pendidikan, tema pelatihan DTS yang diikuti dan IPK. Terdapat fitur mail antara perusahaan dan kandidat untuk memudahkan komunikasi dalam proses rekrutmen.

“SIMONAS juga mewadahi talenta lulusan Digital Talent Scholarship dan lulusan SKKNI yang telah menyelesaikan pelatihan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo. Platform ini terbuka untuk umum, namun memberikan badge verifikasi terhadap lulusan program DTS serta informasi mengenai tema pelatihan yang diikuti,” jelas Kepala Badan Litbang SDM Kemenkominfo Basuki Yusuf Iskandar.

Sementara terkait beban biaya pada perusahaan, SIMONAS justru memberikan akses gratis bagi perusahaan dan kandidat pencari kerja.

“Untuk kandidat pencari kerja, SIMONAS memberikan fitur pencarian kerja berdasarkan lokasi, kisaran gaji, jenis perusahaan dan nama perusahaan. Ke depannya, SIMONAS akan memberikan opsi bagi kandidat untuk menyaring pekerjaan berdasarkan sektor,” katanya.

SIMONAS merupakan bagian dari Program Digital Talent Scholarship yang dikembangkan Kemenkominfo untuk menyiapkan sumberdaya manusia dengan kemampuan digital industri 4.0.

“Program Digital Talent Scholarship dan platform SIMONAS dapat menjadi salah satu medium untuk mewujudkan sinergi triple helix antara pemerintah, universitas dan perusahaan,” imbuh Basuki.

Platform SIMONAS yang dapat diakses di simonas.kominfo.go.id. Diharapkan dapat memberikan pengakuan terhadap sertifikasi yang dimiliki oleh kandidat pencari kerja, dapat mendorong percepatan sertifikasi agar kompetensi SDM Indonesia dapat lebih diakui dan dipertanggungjawabkan, serta menjamin SDM yang lebih berkualitas unggul dimulai dari sekarang hingga minimal 5 tahun ke depan.

Ditambahkan, Chief People Officer dari DANA Agustina Samara perwakilan dari industri yang sudah menggunakan platform SIMONAS mengaku terbantu dengan ada adanya SIMONAS. Selama ini DANA kesulitan mencari engineer karena DANA selama ini membutuhkan kurang lebih sekitar 200 engineer.

Baca Juga:  BCA kucurkan beasiswa Rp 5,3 miliar untuk 703 mahasiswa

Platform SIMONAS memungkinkan perusahaan untuk mengakses profil kandidat yang berisikan informasi pengalaman kerja, portfolio, skills yang dikuasai, hingga sertifikasi keahlian pencari kerja, sehingga memudahkan perusahaan untuk menyaring tenaga kerja kompeten.@sarifa