Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Tak ada kantor cabang, Grab menuai protes di Jember
Anggota PINTAR aaat menggelar demo di
Bisnis

Tak ada kantor cabang, Grab menuai protes di Jember 

LENSAINDONESIA.COM: Ratusan sopir angkutan umum menggelar aksi demo di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Jember dan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Rabu (11/09/2019)

Dalam aksi tersebut mereka menuntut operasional Grab agar segera ditutup. Sebab daring transportasi online tersebut dinilai tidak mengantongi izin resmi dan kantor perwakilan di Jember, Jawa Timur.

Organisasi Paguyuban Insan Transportasi (PINTAR) Jember mengajukan protes bahwa hasil audiensi di Dinas Perhubungan Kabupaten Jember pada 29 Agustus 2019 lalu terungkap bahwa Grab belum memiliki kantor perwakilan manajemen di kabupaten Jember.

“Tidak adanya simbol kehadiran resmi di Jember, ini jadi bukti nyata bahwa Grab tak mematuhi instruksi Bupati Jember saat penyusunan Deklarasi Damai pada 13 Agustus 2018. Grab tidak punya ijin dan kantor di Jember lalu beroperasi sembarangan ini merugikan,” imbuh Siswoyo.

Atas fakta tersebut, lanjut Siswoyo, harus sejalan dengan penyampaian aspirasi yang dilakukan ke pemerintah dan DPRD.
”Menuntut pemerintah atau pihak yang berwenang agar segera menutup dan menghentikan operasional aplikator Grab di kabupaten Jember,” ucap Siswoyo.
Rencananya, PINTAR akan mogok beroperasi sejak aksi dilakukan sampai ada jawaban atas aspirasinya.@Eld-Licom

Baca Juga:  Ridwan Hisjam terpilih lagi jadi Ketua Senat IKA ITS 2019-2023