Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Bendera Indonesia berkibar di Festival Spanduk Dunia di Lyon Prancis
Art & Culture

Bendera Indonesia berkibar di Festival Spanduk Dunia di Lyon Prancis 

LENSAINDONESIA.COM: Acara La Fête des Bannières du Monde 2019 yang dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 14 September 2019 merupakan kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun oleh pemerintah kota Lyon, Perancis sejak tahun 2003. Dalam acara ini, pemerintah kota Lyon mengundang peserta dari berbagai macam negara untuk turut hadir menampilkan budaya dan tradisi dari setiap negara dalam bentuk pembukaan stand, parade menyusuri kota Lyon dengan memakai kostum tradisional, serta menampilkan tarian ataupun nyanyian tradisional di atas panggung.

Tujuan kegiatan festival panji-panji ini adalah untuk lebih memperkenalkan budaya dan tradisi dari setiap negara yang berpartisipasi melalui pembukaan stand, defile, dan penampilan budaya di atas panggung., dapat Membangun integrasi antar partisipan negara. Mempererat hubungan serta kerja sama antar anggota asosiasi yang berpartisipasi.

Dalam kesempatan acara ini, PPI Lyon didukung oleh KBRI, dihadiri oleh Duta Besar Prancis Armanantha beserta Atdikbud Paris Prof Warsito. Acara ini dimulai dari pagi hingga malam.

La Fête des Bannières du Monde 2019 dimulai dengan pembukaan stand saat pagi. Dalam stand, untuk menunjukkan kultur dan budaya Indonesia yang berkaitan dengan seni dan pendidikan di Indonesia disediakan brosur-brosur, buku-buku dan cenderamata yang memperkenalkan Indonesia, oleh-oleh khas Indonesia, serta menyajikan makanan khas Indonesia yang dapat dicicipi oleh pengunjung yang datang.

Hiasan yang dipergunakan untuk mendekorasi stand Indonesia didominasi oleh kain batik dari berbagai daerah, seperti kain tenun dari Nusa Tenggara Timur, kain songket Palembang dan beberapa motif batik Jawa, seperti motif parang kusumo, sekar jagad. Antusias para pengunjung sangat tinggi di stand Indonesia. Hal ini dapat terlihat dari tidak pernah habisnya pengunjung yang datang dan mencicipi beberapa kue tradisional Indonesia seperti bolu pisang dan wingko, es dawet, lemper dan bakwan sayur, mereka juga penasaran dengan bahan dan cara pembuatannya.

Baca Juga:  Tingkatkan layanan dan promosi, FIFGroup gelar SAFARI 2019 di Ramayana Sidoarjo

Melalui beberapa cenderamata yang ada seperti gelang etnik ciri khas dari Kalimantan, permainan tradisional congklak juga menyita perhatian dan minat. Beberapa pengunjung bahkan secara cepat meminta diajari bahasa Indonesia, beberapa kata sapaan sederhana, seperti terima kasih, lezat dan saya suka Indonesia.

Kegiatan festival yang terlaksana pada hari sabtu kemarin, terbilang cukup berhasil meski diwarnai beberapa perubahan dari panitia pemerintah kota Lyon. Perubahan jadwal ini dikarenakan ada beberapa kondisi keamanan yang terjadi saat berlangsunya acara.@li-13