Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
CLS Knights mundur dari liga basket internasional
Managing partner CLS Knights Indonesia, Christopher Tanuwidjaja (kanan). FOTO: fredy-licom
HEADLINE SPORT

CLS Knights mundur dari liga basket internasional 

LENSAINDONESIA.COM: Kabar mengejutkan datang dari dunia basket Indonesia. Managing partner CLS Knights Indonesia, Christopher Tanuwidjaja, pamit dari dunia basket profesional.

Tim menerima keputusan itu dengan berat hati. Sebeb di tangan Christopher, CLS mampu menjadi tim papan atas Indonesia. Bahkan, dia mengantarkan klub kebanggaan warga Surabaya itu menjadi juara ASEAN Basketball League (ABL) 2019.

Cristhoper mengatakan dirinya memutuskan pensiun dari dunia basket yang digelutinya selama 12 tahun karena ingin fokus pada keluarga.

“Saya sudah lelah dan ingin istirahat dari dunia basket profesional, selain itu faktor keluarga apa lagi anak-anak sudah pada besar-besar,” tuturnya kepada wartawan di GOR Kertajaya Surabaya, (18/09/2019) sore.

Bersamaan dengan pensiunya Cristhoper, CLS Knights juga menyatakan mundur ASEAN Basketball League (ABL) musim depan.

Lantas bagaimana nasib para pemain dan pelatih? Terkait hal ini, Cristhoper menyampaikan, pemain bisa bebas mencari klub lain setelah kontraknya habis.

“Pemain CLS Knights NIGHTS bebas pindah ke klub lain setelah kontraknya berakhir tahun ini,” imbuhnya.

Cristhoper menyampaikan, walaupun CLS KNIGHTS mundur dari dunia basket profesional, namun yayasan CLS Surabaya tetap melakukan pembinaan basket usia dini hingga remaja.

“Untuk sementara CLS Knights vakum dari dunia basket profesional hingga ada pihak sponsor yang bersedia mendanai dan menangani,” ujarnya.

Kepastian mundurnya CLS dari ABL diumumkan langsung pihak liga, Senin 9 September lalu. The Fubon Braves, klub basket asal Taiwan akan menggantikan slot yang ditinggalkan CLS.

“The Furbon Braces akan resmi bergabung dengan ABL musim mendatang. Tim yang berbasis di Taiwan itu akan menggantikan CLS Knights Indoensia,” bunyi pernyataan ABL.

Padahal, CLS merupakan tim juara bertahan liga basket se-Asia Tenggara tersebut. CLS merebut gelar juara ABL pada 15 Mei 2019 lalu usai mengalahkan Singapora Slingers di babak final.@fredy

Baca Juga:  Lapangan tenis dan futsal Kejati Jatim diresmikan