Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Siswa SMKN asal Madura jadi pemeran utama teatrikal perobekan bendera belanda di Hotel Yamato
Teatrikal Insiden Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato di Hotel Majapahit jl. Tunjungan 65, Rabu (19/09/2019). FOTO: Arga-LICOM
Galeri Budaya

Siswa SMKN asal Madura jadi pemeran utama teatrikal perobekan bendera belanda di Hotel Yamato 

LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah Kota Surabaya kembali menggelar Teatrikal Insiden Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato di Hotel Majapahit jl. Tunjungan 65, Kamis (19/09/2019).

Kegiatan ini melibatkan sekitar seratus dua puluh lebih peserta teatrikal yang terbagi beberapa komunitas pegiat sejarah. Mereka diantaranya, Roode Burg Soerabaia, Komunitas Kedung Klinter, Gabungan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Teater se-Surabaya, Siswa SMKN 1 Kamal Madura, Teater Klompen dan Yayasan Surabaya Juang.

Pagelaran yang diangkat kisahnya sejak 2014, yang berarti sudah lima kali dilaksanakan oleh Pemkot Surabaya yang bekerja sama dengan Yayasan Surabaya Juang pada tanggal yang sama disetiap tahunnya, yakni 19 September.

Menurut sutradara Teatrikal Insiden Perobekan Bendera Belanda, Riski Amrian dari Yayasan Surabaya Juang. Tahun 2019 ini merupakan persembahan terakhir kepemimpinan Ibu Tri Rismaharini sebagai Wali Kota Surabaya.

“Tahun depan belum tau akan ada acara seperti ini apa tidak, dikarenakan tahun ini persembahan terakhir untuk pemimpin Kota Surabaya, Bu Risma.” ujarnya.

Teatrikal Peristiwa Perobekan Bendera yang berlangsung selama 45 menit itu, dimeriahkan ribuan penonton dari beberapa instansi dan pelajar.

“Lebih dari tiga ribu lima ratus pelajar dari berbagai sekolah di Surabaya, veteran, koramil, Polres dan jajaran pejabat Pemkot diundang untuk memeriahkan acara,” sebut Riski.

Teatrikal Insiden Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato di Hotel Majapahit jl. Tunjungan 65, Rabu (19/09/2019). FOTO: Arga-LICOM

Teatrikal Insiden Perobekan Bendera Belanda ini, Reza Prasetya siwa SMKN 1 Kamal, Madura menjadi pemeran utama. Ia didapuk berperan sebagai Cak Kusno, pelaku perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato.

Reza Prasetya, mengaku bangga dalam capaiannya mengikuti  Teatrikal Peristiwa Perobekan Bendera 3 tahun terakhir.

“Saya merasa bangga dan senang, karena tiga tahun ini ikut. Paling berkesan adalah hari ini menjadi tokoh utama perobekan yang bernama Cak Kusno seorang perobek bendera.” ungkap Reza.@arga

Baca Juga:  Perintahkan Dirut Pertamina dan Ahok secepatnya bangun kilang minyak, Jokowi: 32 tahun enggak bisa, kebangetan!