Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
AKBP Nanang Djunaedi dedikasikan aplikasi Microlearning untuk Polri
Irjen Pol Dr. Eko Indra Heri, MM (Asisten SDM Kapolri), Brigjen Pol. Drs. Subiyanto (Karojianstra SSDM Polri), Kombes Pol. Mardiyono, S.I.K, M.Si (Kabagjakdiklat Rojianstra) dan AKBP Nanang Djunaedi, S.I.K (kreator microlearning). FOTO: dok./istimewa
BALI / NTB / NTT / PAPUA

AKBP Nanang Djunaedi dedikasikan aplikasi Microlearning untuk Polri 

LENSAINDONESIA.COM: Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menciptakan aplikasi pembelajaran mandiri (self learning) berbasis digital yang disebut Microlearning.

Dengan metode pembelajaran dalam rangka menghadapai perkembangan teknologi era 4.0 ini para bintara
bisa belajar secara mandiri melalui telepon genggam.

AKBP Nanang Djunaedi, S. I. K selaku kreator Microlearning mengatakan, Microlearning adalah inovasi pembelajaran masa depan yang saat ini mulai diterapkan di lingkungan Polri.

Selain sarana pembelajaran mandiri, Microlearning juga berguna sebagai sosialisasi dan memberikan informasi kepada masyarakat. Berkaitan suatu hal dan dalam bentuk berita atau news, yang dapat di akses oleh masyarakat melalui media apapun, dimanapun, kapanpun selama ketersediaan koneksi internet terpenuhi.

Nanang Djunaedi, S. I. K menyatakan, karyanya itu ia dedikasikan untuk Polri.

Ia yakin aplikasi Microlearning akan terus berkembang dan dikembangkan oleh Polri menyesuaikan dengan era digital. Antara lain sebagai digital librari pengetahuan, wadah aspirasi dalam penulisan jurnal pendidikan kepolisian.

“Saya dedikasikan Microlearning ini untuk institusi Polri. Semoga aplikasi bisa menjadi sarana personel Polri untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalitas,” kata mantan Kapolres Kulonprogo itu, Jumat (27/09/2019).

Aplikasi Microlearning ini dikenalkan saat Rapat Koordinasi Pembinaan Sumber Daya Manusia (Rakorbin SDM) Polri TA 2019 yang berlangsung mulai 24-27 September 2019.

Terpisah, Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol Dr. Eko Indra Heri mengungkapkan, Microlearning merupakan cara mengajar dan menyampaikan konten dalam bentuk potongan kecil, sangat khusus dan esensial. Pembelajar dikendalikan terhadap apa dan kapan mereka (bintara) belajar.

Pati Polri bergelar doktor itu menyebut, selain sebagai inovasi pembelajaran masa depan, Microlearning sekaligus berperan untuk sosialisasi dan memberikan informasi kepada masyarakat yang dapat di akses melalui media apapun, dimanapun, kapanpun selama ketersediaan koneksi internet terpenuhi.

Baca Juga:  Menuju Pilkada 2020, ini visi misi luar biasa Whisnu Sakti Buana membangun Surabaya

Microlearning merupakan inovasi pembelajaran masa depan bagi peningkatan kemampuan personel Polri dengan pola non-diklat. Berguna juga sebagai sosialisasi dan literasi bagi masyarakat,” jelas Irjen Pol Eko Indra Heri.@LI-13