Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Pengungsi Wamena pulang ke Jawa: Tolong Ibu Gubernur Khofifah, Pak Presiden Jokowi tolong..!
Pengungsi Wamena tiba di Surabaya, Minggu (29/09/2019). FOTO: SARIFA-LICOM
HEADLINE JATIM RAYA

Pengungsi Wamena pulang ke Jawa: Tolong Ibu Gubernur Khofifah, Pak Presiden Jokowi tolong..! 

LENSAINDONESIA.COM: Sebanyak 40 orang pengungsi kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua tiba di Surabaya, Minggu (22/09/2019).

Mereka terpaksa meninggalkan Wamena kerena merasa nyawanya terancam sejak terjadi demo pelajar Wamena yang berujung kerusuhan dan membuat 32 warga sipil tewas pada 23 September 2019.

Sebanyak 40 orang pengungsi Wamena yang berhasil pulang ke Jawa ini terdiri dari 4 orang asal Mojokerto, 6 orang Surabaya, 28 orang asal Sampang dan 2 orang asal Lumajang.

Sejumlah warga yang tiba di Surabaya itu mengungkapkan, dalam kerusuhan tersebut banyak orang melakukan tindak kekerasan menyerang warga setempat yang rata-rata adalah pendatang.

“Alhamdulillah saya bersyukur akhirnya bisa kembali ke sini (Jawa Timur). Saya mau pulang ke Madura, saya asli Sampang. Keadaan di sana (Wamena) benar-benar tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Sadis,” ujar Ahmadi, salah seorang pengungsi asal Wamena saat ditemui LICOM di Asrama Transito Disnaketrans Jawa Timur, Jalan Margorejo Surabaya, Minggu (29/09/2019).

Ahmadi mengungkapkan, para pengungsi meninggalkan Wamena tanpa harta benda, bahkan kartu identitaspun tak lagi dimiliki. Yang ada di benak mereka hanya ingin segera pulang dan selamat dari keadaan yang sungguh mencekam di Wamena.

Mirisnya, untuk pulang ke kampung halaman masing-masing, mereka harus bersusah payah karena harus mengantre dengan ribuan warga lainnya untuk bisa mendapat giliran naik pesawat Hercules milik TNI.

Lebih lanjut ia menceritakan, bahwa dirinya tinggal di Wamena sudah dua tahun dan bekerja sebagai driver ojek.

Ahmadi berharap pemerintah segera mungkin turun tangan untuk mengatasi hal itu. Sebab hingga saat ini masih banyak warga pendatang yang tinggal disana dan sangat membutuhkan bantuan.

“Tolong Ibu Gubernur Khofifah, Pak Presiden Jokowi tolong. Di sana (Wamena) benar-benar mencekam. Kami warga pendatang diancam, diusir bahkan warga lainnya banyak yang dibunuh secara terang-terangan.

Baca Juga:  Khofifah targetkan Jatim juara umum Popnas 2019

Rumah, kos-kosan disuruh mengosongkan. Intinya mereka tidak mau wilayahnya dihuni oleh pendatang,” imbuhnya.

Dirinya bersama para pengungsi lainnya asal Jatim ini mengungsi dari tempat tinggalnya sejak hari Selasa kemarin.

Untuk bisa sampai di Surabaya, mereka diangkut dengan menggunakan pesawat Hercules secara gratis.

“Kami harus antre dengan ribuan orang lainnya untuk bisa naik hercules dari Lanud Wamena turun di Timika. Kemudiam transit di Biak lanjut ke Makassar. Di Makassar kami sempat bermalam, baru besok paginya berangkat ke Semarang. Dari Semarang kami difasilitasi oleh Dinsos (Dinas Sosial) Jawa Tengah lanjut ke Surabaya naik bus. Itu semua gratis karena memang kami semua sudah nggak punya apa-apa,” tandas Ahmadi.@sarifa