Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
UNISDA Lamongan kirim mahasiswa PPL ke Filipina
Praktek Pengalaman Lapangan (PPL), Mahasiswi UNISDA Lamongan mengajar anak-anak di sebuah sekolah di Filipina. FOTO: dok.Unisda
EDUKASI

UNISDA Lamongan kirim mahasiswa PPL ke Filipina 

LENSAINDONESIA.COM: Dalam upaya mewujudkan menjadi Universitas bertaraf Internasional, Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) Lamongan kembali mengirimkan mahasiswanya melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) ke Filipina.

Rektor Unisda, Hajjah. Ainul Masruroh, S.H.I., M.H. menjelaskan, PPL di Filipina ini merupakan salah satu tindak lanjut dari adanya kerjasama Unisda Lamongan dengan University of Mindanao Filipina.

Sebelumnya Unisda juga telah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata ke luar negeri.

“PPL atau Praktik Pengalaman Lapangan adalah salah satu mata kuliah yang harus ditempuh baik bagi mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) maupun Fakultas Agama Islam (FAI). PPL di Filipina tentu akan memberikan pengalaman lebih kepada dua mahasiswa yang saat ini telah melaksanakan PPL di Filpina,” katanya, Senin (30/09/2019).

Mahasiswa yang telah memenuhi kualifikasi dan proses seleksi ketat untuk dikirim ke Filipina oleh Unisda Lamongan kali ini adalah Maulida Itsnani Salsabila yang merupakan mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Yeni Mahmudah mahasiswa program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Maulida Itsnani, gadis kelahiran dari Paciran Lamongan merupakan mahasiswa yang sudah mempunyai banyak pengalaman untuk mengajar, diantaranya di Yayasan Hidayatul Ulum Montong Tuban, pondok modern Darul Ihsan Nganjuk, yayasan MimHa Bandung, Red Angels (flight attendant training) Padangan Bojonegoro, MIM 04 Blimbing, dan SMP N 1 Maduran.

Sementara itu, Yeni Mahmudah yang merupakan gadis asal Solokuro Lamongan adalah mahasiswa yang pernah menjadi juara 1 microteaching tingkat nasional di UINSA Surabaya, juara 2 lomba tari tingkat nasional, dan aktif mengajar bimbel dan diniyah.

“Dua Mahasiswa Unisda ini akan mengajar kelas 7 di Davao City National High School dan kelas 5 di S.I.R. Elementary school” ujar Hajjah. Ainul Masruroh.

Baca Juga:  Kejati Jatim minta polisi lengkapi berkas tersangka kasus asrama mahasiswa Papua Surabaya

Tak hanya kesempatan PPL di Luar Negeri, mahasiswa UNISDA tersebut juga berkesempatan untuk memenuhi undangan dari Consul General of the Republic of Indonesia atau Konsulat Jenderal RI untuk Mindanao Sulu dan Tawi-Tawi Davao City – Filipina.

Program PPL ke Filipina ini, telah dilakukan mulai dari tanggal 1 September hingga 29 September.

“Dengan adanya Mahasiswa yang PPL di Filipina, diharapkan dapat memotivasi mahasiswa baru untuk ikut berbangga dan bersungguh dalam menimba ilmu di Universitas Islam Darul Ulum Lamongan” tambahnya.

Proses pemilihan mahasiswa PPL tersebut melalui seleksi yang ketat, dimulai dengan pengumuman akan adanya program PPL luar negeri. Panitia seleksi pada kesempatan ini diketuai oleh ibu Dr. Hj. Irmayani, S.S., M.Pd.

Beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh peserta yang berkeinginan untuk PPL Luar Negeri diantaranya adalah peserta harus mahasiswa di semester VI atau angkatan 2016 dengan IPK minimal adalah 3,00.

Mahasiswa yang ingin mengikuti program diantaranya harus sehat jasmani, dinyatakan dengan Surat Keterangan Sehat dari Dokter, berkepribadian mandiri, supel, komunikatif, berwawasan luas dan berkomitmen tinggi. Diharuskan sudah lulus praktikum Bahasa Inggris, Komputer, dan LPPAI, bebas narkoba, dinyatakan dengan Surat Pernyataan, tidak menganut paham LGBT.

Tak hanya mengirim mahasiswa, Unisda juga menerima mahasiswa PPL untuk melaksanakan program PPL di Indonesia. Dua mahasiswa University of Mindanao yang terpilih adalah Baby Von B. Bajenting dan Jeremy Q. Zulueta.

Kedua mahasiswa tersebut mengajar di MA Matholi’ul Anwar dan SMK NU 1 Karanggeneng yang masih satu yayasan dengan Universitas Islam Darul Ulum Lamongan.@Fredy