Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Diwarnai interupsi dan protes, susunan AKD DPRD Surabaya akhirnya ditetapkan
Penetapan susunan AKD DPRD Surabaya. FOTO: istimewa
HEADLINE DEMOKRASI

Diwarnai interupsi dan protes, susunan AKD DPRD Surabaya akhirnya ditetapkan 

LENSAINDONESIA.COM: Meski sempat diwanai hujan interupsi dan di-skorsing selama beberapa jam, susunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Surabaya akhirnya ditetapkan, Selasa malam (01/10/2019).

Seluruh anggota dewan menyetujui hasil Rapat Paripurna dengan agenda Penetapan Pimpinan Alat Kelengkapan Dewan DPRD Surabaya periode 2019-2024 tersebut.

Interupsi dan protes penetapan AKD dipicu keputusan memberikan dua jatah pimpinan kepada politisi PKB, Mahfudz.

Mahfudz disebutkan mendapat dua jabatan diantaranya Sekretaris Komisi B dan Ketua Badan Kehormatan (BK).

Herlina Harsono Njoto Ketua Fraksi Demokrat – NasDem usai pembacaan susunan alat kelengkapan dewan langsung mengajukan interupsi memprotes posisi

Protes Herlina karena susunan tersebut dianggap menabrak Peraturan Pemerintan (PP) no 12 tahun 2013 dan Tatib DPRD Surabaya No 1 Tahun 2013 yang menyebutkan menyebutkan bahwa pimpinan alat kelengkapan DPRD tidak boleh merangkap pada pimpinan alat kelengkapan yang bersifat tetap lainnya, kecuali pimpinan DPRD.

“Kami beranggapan ini sangat memalukan. Karena bagaimana koalisi sebesar itu kemudian menetapkan pimpinan DPRD tidak dengan cara seksama. Padahal ini menyangkut kerja 50 anggota dewan kedepan,” kata Herlina kepada wartawan.

Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan, bahwa apa yang dia lakukan bagian dari kewajiban moral sebagai non koalisi untuk mengingatkan agar tidak ada proses yang salah.

“Ini sifatnya mengingatkan. Tapi mengingatkan bersifat mengikat untuk dilakukan perbaikan,” tegas Herlina.@wan

Berikut susunan alat kelengkapan dewan beserta pimpinannya:

Komisi A
Ketua: Pertiwi Ayu Krishna (Fraksi Golkar)
Wakil: Camelia Habiba (Fraksi PKB)
Sekretaris: Budi Leksono (Fraksi PDIP)
Anggota: Syaifudin Zuhri, dan Tri Didik Adiono (Fraksi PDIP), Bahtiyar Rifai (Gerindra), Fatkhur Rohman (PKS), Arief Fathoni (Golkar), Josiah Michael (PSI), Imam Syafi’i, dan Mochammad Machmud (Demokrat-Nasdem), dan Ghofar Ismail (PAN-PPP)

Baca Juga:  Jaksa milenial bagi-bagi stiker “Kejujuran”, ini di Kabupaten Bekasi

Komisi B
Ketua: Luthfiyah (Fraksi Gerindra)
Wakil: Anas Karno (Fraksi PDIP)
Sekretaris: Mahfudz (Fraksi PKB)
Anggota: Riswanto, dan John Thamrun (Fraksi PDIP), Akhmad Suyanto (PKS), Lembah Setyowati Bakhtiar (Golkar), Alfian Limardi (PSI), Ratih Retnowati (Demokrat-Nasdem), dan Hamka Mudjiadi Salam (PAN-PPP)

Komisi C
Ketua: Baktiono (Fraksi PDIP)
Wakil: Aning Rahmawati (Fraksi PKS)
Sekretaris: Agoeng Prasodjo (Fraksi Golkar)
Anggota: Sukadar, Abdul Ghoni Muklas Ni’am, dan Ashri Yuanita Haqie (Fraksi PDIP), Minun Latif (PKB), Endy Suhadi (Gerindra), Wiliam Wirakusuma (PSI), Elok Cahyani, dan Saiful Bahri (Demokrat-Nadem), dan Buchori Imron (PAN-PPP)

Komisi D
Ketua: Khusnul Khotimah (Fraksi PDIP)
Wakil: Ajeng Wira Wati (Fraksi Gerindra)
Sekretaris: Akmarawita Kadir (Fraksi Golkar)
Anggota: Dyah Katarina, Nurma Yunita, dan Siti Maryam (PDIP), Badru Tamam (PKB), Ibnu Shobir (PKS), Tjuktjuk Supariono (PSI), Herlina Harsono Njoto, dan Hari Santosa (Demokrat-Nasdem), dan Juliana Eva Wati (PAN-PPP)

Badan Pembentuk Peraturan Daerah
Ketua: Josiah Michael (Fraksi PSI)
Wakil: Ibnu Shobir (Fraksi PKS)
Anggota: John Thamrun, Trididik Adiyono, Ashri Yuanita Haqie, dan Norma Yunita (PDIP), Mahfudz (PKB), Alhmarawita Kadir (Golkar), Hari Santosa (Demokrat-Nasdem), Juliana Eva Wati (PAN-PPP), dan Ajeng Wira Wati (Gerindra).

Badan Kehormatan
Ketua: Badru Tamam (Fraksi PKB)
Wakil: Riswanto (Fraksi PDIP)
Anggota: Luthfiyyah (Gerindra), Fatkhur Rohman (PKS), dan Elok Cahyani (Demokrat-Nasdem).