Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Lagi! Pemprov Jatim fasilitasi pemulangan sekitar 430 orang pengungsi kerusuhan Wamena
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menemui pengungsi Wamena asal Jatim di Asrama Transito Disnakertrans Jatim, Jalan Margorejo Surabaya, Minggu (29/09/2019). FOTO: Sarifa-LICOM
HEADLINE JATIM RAYA

Lagi! Pemprov Jatim fasilitasi pemulangan sekitar 430 orang pengungsi kerusuhan Wamena 

LENSAINDONESIA.COM: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa masih memfasilitasi pemulangan warga asal Jatim yang menjadi korban kerusuhan di Wamena, Papua.

Khofifah menyebut saat ini ada sekitar 430 orang masih dalam proses pemulangan. Mereka akan menempuh perjalanan ke Jati melalui jalur laut dan udara.

“Pemulangan rencananya tanggal 7 naik pesawat, dan tanggal 15 itu naik kapal ada sekitar 430-an,” kata Khofifah di Surabaya, Minggu (06/10/2019).

Mantan Menteri Sosial ini belum masih belum mendapatkan data pasti jumlah pengungsi korban kerusuhan Wamena yang akan pulang ke Jatim. Ia mengaku masih menunggu data pasti saat seluruh warganya tiba di Jatim.

“Saya tidak berani menyebut jumlahnya, sebelum datanya fix. Karena di sana itu kan ada di beberapa titik, dan lebih banyak yang ada di Sentani dan Jayapura,” jelasnya.

Khofifah menyampaikan, hingga saat ini total ada 472 warga Jatim dari berbagai daerah telah pulang ke kampung halamannya. Mereka diangkut menggunakan pesawat militer TNI AU C-130 Hercules dari Papua menuju Jatim.

Menurut Khofifah hingga saat ini total ada 472 warga Jatim dari berbagai daerah telah pulang ke kampung halamannya. Mereka diangkut menggunakan pesawat militer TNI AU C-130 Hercules dari Papua menuju Jatim.

“Mereka pulang, kami beri mereka uang saku Rp1 juta dari Pemprov, juga mendapatkan pakaian siap pakai, dan sembako yang kira-kira cukup untuk beberapa hari kemudian,” ungkap Khofifah.

Khofifah menjamin keamanan semua warganya. Khofifah juga memastikan setiap warga Jatim yang pulang telah didata, untuk kemudian diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) masing-masing daerah. Khofifah mengaku telah berkoordinasi dengan kepala daerah seluruh Jatim, untuk penanganan lanjut setelah kepulangan warga Jatim dari Papua.

Baca Juga:  Halal Institute: Persoalan tarif, Kenapa KMA 982 beri wewenang tunggal ke MUI?

“Kami (Pemprov) akan sama-sama koordinasi pasca kepulangan mereka untuk selanjutnya,” pungkasnya.@LI-13