Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Lapangan tenis dan futsal Kejati Jatim diresmikan
Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Sunarta meresmikan lapangan tenis dan futsal di halaman Gedung Kejati Jatim, Senin (07/10/2019). FOTO: rofik-licom
HEADLINE JATIM RAYA

Lapangan tenis dan futsal Kejati Jatim diresmikan 

LENSAINDONESIA.COM: Lapangan Tenis dan Futsal di kompleks Gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Timur diresmikan, Senin (07/10/2019).

Peresmian dilakukan langsung oleh Kapala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Senarta.

Menurut Sunarta, pembangunan lapangan tenis dan futsal ini cukup tepat, hal ini karena sangat mendukung pengembangkan atlet internal dan menyongsong turnamen olahraga Piala Kejagung pada 2020 mendatang.

Sunarta menyampaikan, pembangunan dua lapangan olahraga ini digagas saat dirinya mulai menjabat sebagai Kajati Jatim menggantikan Maruli Hutagalung yang masuk masa purna bakti.

“Pertama saya masuk di sini (Kejati Jatim) kalau mau main (futsal dan Tenis) kurang bagus gitu ya, karena di depan kantor. Bagaimana kalau kita bangun lapangan yang bisa digunakan tenis dan futsal,” ungkap Sunarta menceritakan awal mula menggagas pembangunan lapangan saat menyampaikan sambutan.

Sebelum lapangan olahraga itu selesai dibagun, Sunarta mengaku sempat ragu. Sebab ia dikhawatirkan lapangan olahraga itu bakal mengahalangi pandangan ke arah Gedung Kejati Jatim.

“Akhirnya komunikasi dengan Dinas PUPR ternyata bagus dan tidak menghalangi view ke kantor,” ujarnya.

Sunarta menyebut, pembangunan dua lapangan itu menghabiskan biaya sebesar Rp1.082.000.000. Suber dana tersebut diperoleh dari dana hibah dan CSR (Corporate Social Responsibility) Pemerintah Propinsi Jatim.

Menurutnya, pihak kejaksaan hanya melakukan pengawasan melalui Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) agar pengerjaan proyek sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan.

“Dana hibah CSR dari pemerintah¬† Propinsi, mulai dari perencanaan lelang sampai ekseskusi kita lepas. Hanya di dini kejaksaan melakukan pengawalan supaya pembangunannya sesuai dengan spesifikasi,” papannya.

Sebetulnya, pembangunan lapangan ditargetkan selesai pada awal Desember 2019. Karena itu Sunarta bersyukur pembangunan dapat diselesaikan lebih cepat. “Pengerjaannya Agustus, selesainya harusnya tangal 2 Desember, jadi ini lebih cepat,” katanya.

Baca Juga:  Ribuan Bunga Tabebuya bermekaran, suasana jalan protokol Surabaya mirip di Jepang

Dengan diresmikannya lapangan tersebut, Kajati Jatim optimis optimis para atletnya dapat meraih dan mempertahankan prestasi yang telah diraih pada kejuaraan Kejagung Cup yang digelar 2 tahunan.

“Jadi di Kejati ada ATC (Adhiyaksa Tenis Club) Setiap dua tahun sekali ada turnamen se-Indoneasia, yakni Jaksa Agung Cup, itu pertandingan antar Kejati, dan Jawa Timur sering juara, apalagi kita sudah punya lapangan sendiri,” ujar Sunarta.

“Alhamdulillah, dalam Kejagung Cup selama ini atlet Kejati Jatim sangat disegani oleh Kejati lainnya. Dan kami selalu menjadi juara,” tutur Sunarta.

Namun, meski selalu menjadi juara dalam Kejagung Cup, Sunarta lebih memfokuskan kebersamaan dan ajang silaturahmi dalam olah raga. “Prestasi penting, tapi kebersamaan lebih diutamakan,” pungkasnya.@rofik