Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Kejati Jatim minta polisi lengkapi berkas tersangka kasus asrama mahasiswa Papua Surabaya
Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Asep Maryono. FOTO: rofik-LICOM
HEADLINE DEMOKRASI

Kejati Jatim minta polisi lengkapi berkas tersangka kasus asrama mahasiswa Papua Surabaya 

LENSAINDONESIA.COM: Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mengembalikan berkas perkara dua tersangka ujaran kebencian dan rasialisme salam insiden di Asrama Mahasiswa Papua Jl Kalasan Surabaya kepada penyidik Polda Jatim.

Dua berkas perkara atas nama tersangka Tri Suanti (TS) dan Syamsul Arifin (SA) itu dikembalikan karena dinilai belum lengkap alias (P19).

Pengembalian itu dilakukan setelah jaksa peneliti Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati) Jatim menemukan adanya kekurangan pada berkas dua tersangka tersebut. Jaksa meminta penyidik Polda Jatim untuk melengkapinya.

Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Asep Maryono mengatakan, ada beberapa hal yang harus dilengkapi dalam berkas tersebut. Salah satunya adalah peran tersangka dalam kejadian di asrama Papua Jl Kalasan pada 16 Agustus 2019 lalu itu.

Berkas sudah kita kembalikan pada 30 September 2019 kemarin,” tandasnya.

Asep menyampaikan, pihaknya sudah menerima empat Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari penyidik Polda Jatim. Ke empat SPDP tersebut atas nama TS, SA, AD dan VK.

“Dari empat SPDP tersebut, kami menerima dua berkas yakni atas nama TS dan SA,” sebutnya.

Asep meminta pada pihak kepolisian untuk memperdalam peran kedua tersangka sehingga nantinya pasal yang akan dijeratkan dalam penuntutan tidak ada kekeliruan. Terlebih lagi, dalam satu peristiwa yang sama terdapat dugaan pidana yang berbeda.

Hal senada juga diungkapkan Kajati Jatim Sunarta. Pihaknya meminta penyidik Polda Jatim untuk melengkapi berkas empat tersangka, agar memperkuat dakwaan dan tuntutan saat dipengadilan.

“Ya kami ingin berkas dan peran tersangka itu. Sehingga tidak ada celah dalam persidangan yang dapat membebaskannya,” kata Sunarta seusai meresmikan lapangan tenis dan futsal di kantor Kejati Jl Ahmad Yani, Surabaya, Senin (07/10/2019).@rofik

Baca Juga:  Menang adu penalti atas Perseta, PSG Gresik juara Liga 3 Jatim