Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Dosen Keperawatan UI gelar pendampingan tingkatkan kualitas hidup Lansia
Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia perkenalkan model keperawatan Santun Lansia. (foto: Istimewa)
EDUKASI

Dosen Keperawatan UI gelar pendampingan tingkatkan kualitas hidup Lansia 

LENSAINDONESIA.COM: Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) memperkenalkan model keperawatan Santun Lansia sebagai upaya untuk meningkatkan kemandirian keluarga dalam merawat lansia.

Untuk memperkenalkan model keperawatan tersebut kepada masyarakat, Tim Pengmas FIK UI menggelar pelatihan kepada 45 pelaku rawat bertajuk “Peningkatan Kemandirian Keluarga dalam Merawat Lansia melalui Pendekatan Keluarga Santun Lansia” di Kelurahan Bojong Nangka, Kabupaten Bogor yang berlangsung pada 20 Juli 2019. Sedangkan kegiatan pendampingan dilakukan hingga akhir bulan September 2019.

Kesehatan lansia menjadi penting mengingat semakin besar populasi lansia di Indonesia sebagai dampak dari bertambahnya Usia Harapan hidup (UHH).

Kegiatan ini merupakan keberlanjutan dari Pengabdian Masyarakat di tahun 2018 yang berfokus pada peningkatan kemampuan keperawatan mandiri lansia. Sehingga perlu adanya penguatan dari pihak keluarga dan kelompok pendukung lain lewat program keperawatan Santun Lansia.

Ketua Tim Pengmas FIK UI Dr.Etty Rekawati, S.Kp.,MKM menuturkan, “Model Keperawatan Santun Lansia dikreasikan untuk meningkatkan kemandirian keluarga dan kualitas hidup lansia. Kondisi kesehatan lansia yang menurun seiring adanya penuaan dan timbulnya penyakit kronik menjadi latar belakang mengapa program ini dibentuk. Kami melihat peran keluarga merupakan pendukung dan pelaku rawat utama lansia di rumah. Keluarga memiliki peran sebagai pemberi dukungan utama sehingga diperlukan pelatihan kepada keluarga tentang bagaimana merawat lansia dan memberikan dukungan kepada lansia di rumah,” ujarnya.

Model Keperawatan Santun Lansia yang dilaksanakan di Desa Bojong Nangka ini dimulai dengan Pelatihan kepada caregiver atau pelaku rawat tentang bagaimana cara merawat dan memberikan dukungan kepada lansia yang tinggal di rumah. Kemudian tim Pengmas FIK UI melakukan pendampingan sejak awal Agustus melalui kunjungan rumah dengan melibatkan kader kesehatan lansia agar keterampilan yang dilatihkan dapat dilakukan dengan baik selama di rumah. Setelah pendampingan selesai di bulan September, dilakukan evaluasi dengan para kader, perangkat desa, dan pelaku rawat tentang efektivitas pendampingan yang telah dilakukan.

Baca Juga:  Kejati Jatim minta polisi lengkapi berkas tersangka kasus asrama mahasiswa Papua Surabaya

Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas hidup Lansia serta memberdayakan masyarakat lewat partisipasi aktif selama pendampingan. Program Santun Lansia juga dapat menjadi advokasi ke pemangku kebijakan dalam penanganan masalah kesehatan lansia sebagai bagian dari peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya kemandirian keluarga dalam merawat lansia di rumah.@licom