Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
DPRD Jombang dorong Pemkab berinovasi meningkatkan PAD
Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Mas'ud Zuremi. (Foto: Obi Licom)
Jombang

DPRD Jombang dorong Pemkab berinovasi meningkatkan PAD 

LENSAINDONESIA.COM: DPRD Jombang meminta Pemkab membuat banyak terobosan dan inovasi dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Jombang. PAD merupakan salah satu penyuplai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jombang.

Hal itu dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Jombang Mas’ud Zuremi di Jombang, Rabu (09/10/2019). Dia menilai, bahwa salah satu yang perlu dilakukan Pemkab Jombang untuk saat ini segera melakukan inventarisasi terhadap aset-aset daerah diantaranya Pasar Legi, Kawasan Ruko Simpang Tiga dan juga Kawasan Taman Kebon Ratu Keplaksari.

“Ini perlu, karena banyak tanggapan dari masyarakat, itu ke depan bagaimana, Ini selalu kita dorong,” ujar Politisi PKB Jombang kepada sejumlah wartawan di ruangan DPRD.

Sementara, dalam menanggapi akan adanya launching Peringatan Hari Jadi Pemerintahan Kabupaten Jombang pada 21 Oktober 2019 mendatang, Mas’ud Zuremi menilai ini momentum yang bagus dan bisa menjadi spirit masyarakat Kabupaten Jombang telah lama menanti, sekian tahun belum memiliki hari jadi.

Dari situ, Masud membeberkan perlu ditunjukkan bahwa Jombang memiliki potensi yang sangat luar biasa banyak. Diantaranya Ikon kota santri dan banyak Tokoh pejuang dan Sekaliber Tokoh Nasional, serta pendiri NU. Terlebih Tokoh Pluralisme yang juga Presiden RI ke IV KH Abdurrahman Wahid dan Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asary di Tebuireng.

“Untuk potensi wisata dan kebudayaan ada Kedung Cinet dan Kawasan pegunungan Anjasmoro di Wonosalam, serta Tari Topeng asal Jombang. Ini merupakan instrumen-instrumen yang bisa sebagai modal peningkatan PAD di Kabupaten Jombang,” bebernya.

Lebih lanjut Masud menjelaskan untuk menarik perhatian, Pada Peringatan Hari Jadi tersebut, perlu ditunjukkan potensi yang ada. Sehingga ke depan, kalau pertama dilaksanakan menarik perhatian masyarakat, bisa menjadi modal. Karena tidak hanya masyarakat Jombang yang datang, tetapi di luar Kabupaten Jombang juga bisa melihat langsung.

Baca Juga:  Komunitas Surabaya Berbagi gelar baksos di Rusun Sumbo

“Orang datang ke Jombang pasti bawa uang, mesti akan belanja di Jombang,” imbuhnya.

Selain itu, inovasi dalam peningkatan PAD Kabupaten Jombang juga bisa ditingkatkan dengan adanya potensi-potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menegah (UMKM) maupun home industri yang ada di Kabupaten Jombang.” Itu bisa menjadi upaya meningkatkan PAD. Terlebih lagi kalau digarap dengan bagus, BUMD yang ada itu,” pungkasnya.@Obi