Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE PROOTONOMI

DPRD Jombang mendorong Pemkab berinovasi tingkatkan PAD 

LENSAINDONESIA.COM: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang meminta Pemkab membuat banyak terobosan dan inovasi dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Mas’ud Zuremi mengatakan, PAD merupakan salah satu penyuplai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurutnya, salah satu yang perlu dilakukan Pemkab Jombang untuk saat ini adalah segera melakukan inventarisasi terhadap aset-aset daerah diantaranya Pasar Legi, Kawasan Ruko Simpang Tiga dan juga Kawasan Taman Kebon Ratu Keplaksari. Sebab di kawasan itu lah sumber PAD bisa tergali.

“Ini perlu, karena banyak tanggapan dari masyarakat, itu ke depan bagaimana, Ini selalu kita dorong,” ujar Politisi PKB Jombang kepada sejumlah wartawan di ruangan DPRD, Rabu (08/10/2019).

Sementara menanggapi akan adanya launching Peringatan Hari Jadi Pemerintahan Kabupaten Jombang pada 21 Oktober 2019 mendatang, Mas’ud Zuremi menilai bahwa momentum hari jadi cukup bagus dan bisa menjadi spirit masyarakat Kabupaten Jombang telah lama menanti, sekian tahun belum memiliki hari jadi.

Kata Mas’ud, mementum peringatan Hari Jadi Kabupaten Jombang tersebut juga bisa menjadi sarana mempromosikan potensi-potensi daerah yang luar biasa banyak.

Diantaranya potensi tersebut adalah Ikon Kota Santri dan banyak Tokoh pejuang dan Sekaliber Tokoh Nasional, serta pendiri NU. Terlebih Tokoh Pluralisme yang juga Presiden RI ke IV KH Abdurrahman Wahid dan Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asary di Tebuireng.

Untuk potensi wisata dan kebudayaan ada Kedung Cinet dan Kawasan pegunungan Anjasmoro di Wonosalam, serta Tari Topeng asal Jombang.

“Ini merupakan instrumen-instrumen yang bisa sebagai modal peningkatan PAD di Kabupaten Jombang,” bebernya.

Selain itu, lanjut Mas’ud, beragan potensi Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) maupun home industri yang ada perlu ditumbuhkan dan ditampilkan dalam peringatan Hari Jadi Jombang.

Baca Juga:  KH Masjkur, pejuang “Resolusi Jihad” pimpin Barisan Sabilillah saat perang 10 November 1945

“Orang datang ke Jombang pasti bawa uang, mesti akan belanja di Jombang,” imbuhnya.

“Itu bisa menjadi upaya meningkatkan PAD. Terlebih lagi kalau digarap dengan bagus, BUMD yang ada itu,” pungkasnya.@Obi