Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Pengurus Perwosi Jombang dikukuhkan, bupati janji tingkatkan anggaran Rp50 juta per tahun
Bupati Mundjidah Wahab bersama Pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Jombang masa bhakti 2019-2023. FOTO: obi-LICOM
HEADLINE SPORT

Pengurus Perwosi Jombang dikukuhkan, bupati janji tingkatkan anggaran Rp50 juta per tahun 

LENSAINDONESIA.COM: Pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Jombang masa bhakti 2019-2023 resmi dikukuhkan, Rabu (09/10/2019).

Pelantilan pengurus Perwosi Kabupaten Jombang yang diketuai Nuriyatin Jazuli yang merupakan istri dari Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Jazuli ini dihadiri Bupati Jombang Munjidah Wahab dan Ketua Tim Penggerak PKK Wiwin Isniati Sumrambah.

Dalam sambutannya, Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab berharap Perwasi mampu memberikan warna baru dalam memasyarakatkan olahraga di Jombang.

“Semoga dapat menjalankan tugas dengan baik dan amanah, serta menjadi mitra bagi pemerintah. Pemkab Jombang selalu mendukung dan men-support Perwosi, sehingga Perwosi betul-betul menjadi media untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Khususnya bagi kaum wanita,” harapnya.

Agar program-program segera berjalan,  Mundjidah meminta kepada pengurus Perwosi yang baru dilantik segera melakukan penyusunan agenda kegiatan untuk tahun 2020 dan mengajukan anggaran kepada KONI Jombang.

“Karena hibahnya tidak bisa langsung ke Perwosi, harus melalui KONI,” jelasnya.

Mundjidah menyampaikan pada 2020 porsi anggaran untuk Perwosi Jombang bisa ditingkatkan, minimal pada kisaran Rp50 juta per tahun.

Karena itu, ia meminta KONI bisa turut memberikan suport dan inovasi kepada Perwosi agar dapat meningkatkan kualitas dalam menangani atlet-atlet wanita.

“Perwosi harus bisa mencetak bibit-bibit atlet wanita,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua KONI Jombang Tito Kadar Isman mengatakan, Perwosi merupakan organisasi cabang olahraga fungsional di bawah naungan KONI yang membawahi beberapa Cabor (Cabang Olahraga), khususnya untuk meningkatkan prestasi atlet-atlet wanita.

“Semua cabang olahraga yang ada atlet wanita, Perwosi bisa masuk, menyelenggarakan dan sebagainya,” jelasnya.

Pada intinya, lanjut Tito, peran Perwosi yakni mengolahragakan masyarakat wanita mulai dari tingkat kabupaten ke kecamatan hingga sampai ke desa-desa. Sehingga, ibu-ibu dan perempuan-perempuan sehat juga bisa mengarahkan anak-anak menuju olahraga prestasi.

Baca Juga:  Surabaya tingkatkan investasi melalui sinergitas Sistem Transportasi Logistik

“Mitra Perwosi itu cabang olahraga prestasi, cabang olahraga tradisional, dan cabang olahraga pendidikan,” sebutnya.@obi