Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Kemenkeu bantah rokok akan naik hingga Rp 51 ribu
Rokok. FOTO: ILUSTRASI/ISTIMEWA
EKONOMI & BISNIS

Kemenkeu bantah rokok akan naik hingga Rp 51 ribu 

LENSAINDONESIA.COM: Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan bahwa informasi tentang daftar kenaikan harga rokok hingga Rp 51 ribu yang beredar di media sosial adalah tidak benar alias hoax.

Kasubdit Komunikasi Dan Publikasi DJBC, Deni Surjantoro mengatakan, kepastian terkait kenaikan tarif cukai rokok dan harga jual ecer (HJE) rokok di 2020 harus menunggu terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Menurutnya PMK sebagai payung hukum kenaikan harga tersebut sampai saat ini masih belum diterbitkan.

“Itu (daftar harga rokok) sumbernya tidak jelas,” tegasnya di Jakarta seperti dikutip Liputan6.com, Kamis (10/10/2019).

Hoax daftar harga rokok

Deni sendiri mengaku belum bisa memastikan kapan PMK terkait kenaikan tarif cukai rokok tersebut akan diterbitkan.

“Belum ada info (kapan harga rokok naik). Dan yang pasti dari pemerintah sampai saat ini PMK tentang kenaikan cukai belum terbit,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Umum Perkumpulan GAPPRI, Henry Najoan. Menurut dia, hingga saat ini belum ada koordinasi antara produsen rokok dengan Kemenkeu terkait penerbitan PMK terkait tarif cukai rokok.@LI-13

Baca Juga:  Delegasi bisnis Mantan PM Jepang diterima Presiden Jokowi di Istana, soal kerjasama dan pembangunan Infrastruktur