Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Penyerang Menko Polhukam Wiranto ditengarai terkait jaringan JAD
Menko Polhukam Wiranto diserang saat berada di Pandeglang, Banten
HEADLINE

Penyerang Menko Polhukam Wiranto ditengarai terkait jaringan JAD 

LENSAINDONESIA.COM: Polri terus mendalami dugaan keterkaitan pelaku penyerangan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo, menyebut dua pelaku penyerangan yang diamankan diduga kuat terpapar radikalisme ISIS. “Diduga pelaku terpapar radikalisme, nanti kita coba dalami apakah mereka terkait jaringan JAD Cirebon atau JAD di Sumatera,” terangnya saat jumpa pers di Mabes Polri Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Perlu diketahui, Menko Polhukam Wiranto diserang orang tak dikenal pada Kamis (10/10/2019)sekitar pukul 11.55 WIB. Penyerangan terjadi setelah Wiranto menghadiri acara di Universitas Mathla’ul Anwar di Kampung Cikaliung, Desa Sidanghayu, Pandeglang, Banten.

Saat itu, Purnawirawan Jenderal TNI ini hendak pulang ke Jakarta usai menghadiri peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla’ul Anwar. Dia diserang saat berada di Alun-alun Menes, Pandeglang.

Dua pelaku masing-masing seorang wanita dan pria berhasil diamankan berikut barang bukti gunting tajam. Kapolsek Menes Kompol Dariyanto dikabarkan ikut terluka, beserta seorang pengawal, Fuad.

Kedua pelaku yang diamankan adalah Fitri Andriana (21) warga Desa Sitanggai, Kecamatan Karangan, Brebes, kontrak di Kampung Sawah Desa Mens, Pandeglang, Banten, dan Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31), asal Jl Syahrial VI No 104, Desa Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Medan, Sumatra Utara. @LI-15

Baca Juga:  Korban dugaan perzinahan Ipda GT bertambah, seorang perempuan lapor Polda Jatim