LENSAINDONESIA.COM: Tujuh belas anak dibawah umur yang sedang berkumpul di taman Mundu, Tambaksari, diamankan Satreskrim Polrestabes Surabaya, Sabtu (12/09/2019) malam.

Pengamanan dilakukan karena belasan pemuda dari geng All Star tersebut, diduga akan menyerang geng KP Jawara.

Memanasnya kedua kelompok dalam beberapa hari belakangan ini, ditengarai saling ejek di media sosial.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran yang memimpin operasi tersebut mengatakan, jika berdasarkan pantauan tim cyber geng ini terindikasi akan melakukan penyerangan di Simo Pomahan Surabaya, markas geng KP Jawara.

“Berdasarkan pantauan tim cyber kami, memang ada komunikasi mengarah kesana (tawuran) kelompok ini akan melakukan penyerangan di Jalan Simo Pomahan Surabaya,” kata Sudamiran di lokasi pada Sudamiran, Sabtu malam.

Guna memberikan efek jera,  17 pemuda anggota geng All Star itu akan dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk dimintai keterangan. Selanjutnya para orang tua dan guru mereka akan dipanggil untuk turut diberi arahan.

“Akan kami mintai keterangan dulu di kantor (Polrestabes), selanjutnya kami akan panggil orang tua dan gurunya untuk memberikan arahan,” pungkas Sudamiran.

BG salah satu kelompok yang diamankan petugas, saat diintrograsi mengelak akan melakukan tawuran dengan kelompok lain dan mengaku hanya berkumpul saja.

“Kami tidak mau tawuran. Kami disini hanya nongkrong dan ngopi saja,” ujar pemuda yang masih duduk di kelas 2 SMU tersebut.@rofik