Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Pelaku curanmor dihajar warga di Pasar Balongsari
Kanit Reskrim Polsek Tandes Ipda Gogot Purwanto saat membawa pelaku curanmor ke RS Budi Rahayu untuk menjalani perawatan. FOTO: ROFIK-LICOM
HEADLINE JATIM RAYA

Pelaku curanmor dihajar warga di Pasar Balongsari 

LENSAINDONESIA.COM: Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor babak belur dihakimi massa di di Pasar Balongsari, Surabaya, Senin pagi (14/10/2019) sekitar pukul 04.00 WIB.

Pelaku diketahui bernama Wawan (47) warga Dusun Asem, Desa Gading Kulon, Maron, Kabupaten Probolinggo.

Kanit Reskrim Polsek Tandes Ipda Gogot  Purwanto mengatakan, pencurian terjadi saat korban yaitu Sumaryono memarkir motor Honda Supra X 125 L 6992 RL miliknya di sekitar pasar untuk berbelanja.

Beberapa menit kemudian, setelah berbelanja korban terkejut karena motornya sudah lenyap dari tempatnya.

Kejadian pencurian ini pun langsung direspon petugas kepolisian yang sedang berada di sekitar lokasi.

“Saat kembali berbelanja, korban sudah tidak mendapati motornya di tempat parkir, sehingga korban dan warga mencarinya bersama anggota yang melakukan kring serse di tempat tersebut,” terang Gogot.

Kerena kesigapan petugas, pelaku berhasil ditangkap di sekitar pasar saat mencoba melarikan motor hasil curiannya.

“Anggota kami yang mendapati motor korban dibawa pelaku. Saat diperiksa pelaku tidak dapat menunjukan surat kepemilikannya. Sehingga langsung dilakukan penangkapan,” kata Gogot.

Namun, lanjut Gogot, penangkapan tidak berjalan lancar, sebab warga yang tersulut emosi langsung beramai-ramai menghajar pelaku.

“Warga yang mengetahui pelaku tertangkap spontan langsung menghajarnya. Petugas yang sempat kewalahan dengan keberingasan warga, sehingga melepaskan tembakan peringatan agar aksi main hakim sendiri bisa dihentikan,” ungkap Gogot.

“Karena pelaku mengalami luka cukup parah, kami membawanya ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan,” pungkasnya.

Selain mengamankan barang bukti motor, polisi juga menyita empat buah kunci T dan sabuah kunci pas yang digunakan pelaku untuk merusak rumah kontak kendaraan.

Saat ini petugas juga masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku guna membongkar jaringannya.@rofik

Baca Juga:  Kebijakan pengadaan Alutsista harus bangun kemandirian industri pertahanan dalam Negeri, ini ditegaskan Presiden