Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Pemuda Muhammadiyah sampaikan pemikiran pembangunan pada pimpinan DPRD Surabaya
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono bersama pengurus Pemuda Muhammadiyah Surabaya. FOTO: IWAN-LICOM
AKTIVIS

Pemuda Muhammadiyah sampaikan pemikiran pembangunan pada pimpinan DPRD Surabaya 

LENSAINDONESIA.COM: Pemuda Muhammadiyah Surabaya yang melakukan audiensi dengan para pimpinan DPRD Surabaya, Senin (14/10/2019).

Sebanyak tujuh orang pengurus Pemuda Muhammadiyah tersebut ditemui di ruang kerja Ketua DPRD Surabaya oleh Ketua DPRD Adi Sutarwijono, Wakil Ketua DPRD AH Thony dan Ketua Komisi D.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Surabaya, Rosyidi menyatakan, tujuan audiensi ini hanya untuk mengenal lebih dekat lagi para wakil rakyat di DPRD Surabaya yang baru saja di lantik sampai 2024 mendatang.

Sebagai organisasi masyarakat yang memiliki jumlah anggota banyak, kata Rosyidi, ingin memberikan kontribusi pemikiran untuk membangun kota Surabaya lebih baik lagi.

“Kita juga mempunyai gagasan dan ide-ide untuk akselerasi pembangunan kota Surabaya kedepan. Sehingga kami ingin memberikan kontribusi pemikiran lewat DPRD,” ungkap Rosyidi di sela audiensi.

Sementara itu, Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono menyambut baik atas respon dari Pemuda Muhammadiyah yang turut memikirkan kota Surabaya kedepan.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Surabaya yang baru.

“Selamat berjuang di jalur keumatan, terutama di kalangan milenial, kalangan pemuda,” kata Awi sapaan akrab Adi Sutarwijono.

Awi mengajak Pemuda Muhammadiyah untuk turut menjaga Surabaya sebagai “Rumah Bersama” bagi segala macam lapisan masyarakat dan golongan. Karena, lanjut Awi, pada dasarnya kota urban, dimana berbagai macam orang dengan beragam latar belakang datang dan tinggal di Surabaya.

“Surabaya berkembang dinamis, tapi nyaris tidak pernah terjadi perselisihan antarkelompok. Bahkan, tawuran antarpelajar atau tawuran antarkampung, tidak pernah,” tambahnya.

Menurut Awi, kondisi ini tidak terlepas dari peran aparatur pemerintah serta seluruh masyarakat dalam menjaga Surabaya tetap aman dan damai.

Baca Juga:  IPI kumpulkan pakar bahas wacana KPU "keukeuh" larang Koruptor ikut Pilkada serentak 2020

“Pemuda Muhammadiyah bisa berperan aktif merekatkan berbagai segmentasi masyarakat di Surabaya, dengan silaturahmi, atau dialog, atau jalan dakwah,” jelasnya.

Ia menjelaskan, bahwa DPRD Kota Surabaya terbuka terhadap berbagai masukan, kritik dan saran. Tujuannya cuma satu, yakni untuk Surabaya lebih baik.

“Kami sadar penuh, kota ini besar. Banyak ragam kepentingan, juga problem masalah yang kompleks. Sehingga gagasan-gagasan dari Pemuda Muhammadiyah sangat penting artinya untuk Surabaya,” pungkasnya.@wan