Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Ciptakan pemilu bersih, Akbar Tanjung: Sistem kepemiluan perlu dibenahi
Politikus senior Partai Golkar, Akbar Tanjung saat menghadiri acara Sarasehan Nasional KAHMI bertajuk "Demokrasi, Pemilu dan Keindonesiaan" di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Rabu (16/19/2019). .
LENSA DEMOKRASI

Ciptakan pemilu bersih, Akbar Tanjung: Sistem kepemiluan perlu dibenahi 

LENSAINDONESIA.COM: Sistem pemilu di Indonesia saat ini diniai belum dapat dikatakan bersih. Sejumlah persoalan perlu dibenahi salah satunya permasalahan masih banyak ditemukan praktik politik uang.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Penasihat Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Akbar Tanjung saat menghadiri acara Sarasehan Nasional KAHMI yang bertajuk “Demokrasi, Pemilu dan Keindonesiaan” di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Rabu (16/19/2019).

“Sistem pemilu kita secara proporsional suara terbanyak maka itu banyak praktik transaksional,” ujar Akbar.

Untuk itu, Politikus senior Partai Golkar itu meminta agar sistem pemilu diubah untuk menutup celah praktik politik uang guna menghasilkan pemilu yang lebih berkualitas.

“Kita kembali pada sistem yang tertutup. Tapi partai lah tugas kita pilih, memperkuat kelembagaan parpol,” paparnya.

Akbar pun mengajak seluruh parpol untuk terus memberikan sumbangsih pemikiran untuk memperbaiki sistem rekrutmen kader. Tujuannya, agar kepercayaan publik terhadap parpol kembali hidup. Selain itu, fungsi parpol berjalan semestinta dan membuahkan banyak manfaat.

“Nilai yang sejalan dengan visi partai politik, sistem pemilu kita kembali ke proporsional tertutup. Bahwa rekruitmen harus dilakukan secara terbuka dan demokratif juga masukan masyarakat,” ujar Akbar.@licom

Baca Juga:  Kutuk aksi bom bunuh diri, Gus Anom: teroris bukan umat Rasulullah