Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Ketua KSP Nasari: “Dekopin perlu direvitalisasi agar sesuai UUD 45!”
Saat peluncuruan Buku berjudul The Ma'ruf Amin Way baru-baru ini di Jakarta. ist
EKONOMI & BISNIS

Ketua KSP Nasari: “Dekopin perlu direvitalisasi agar sesuai UUD 45!” 

LENSAINDONESIA.COM: Buku berjudul The Ma’ruf Amin Way baru-baru ini ditulis dan diluncurkan oleh Ketua KSP Nasari Sahala Panggabean memaparkan di tahun 2020 nanti Indonesia akan mengalami pertumbuhan ekonomi yang besar. Pertumbuhan tersebut akan nampak dominan di segmen milenial dan urban.

Ia menyatakan, untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi sedemikian ini, tentunya melalui koperasi. Hal ini sangat sesuai dengan UUD 45 Pasal 33 ayat 3.

Sementara itu ,Kepala KSP Nasari Kantor Cabang Surabaya, Amran Banjarmahor mengatakan, hal itu mengarah kpada perkawinan start up dan cooperative yang akan menjadikan start up cooperative.

“Jika sudah demikian, langkah ini merupakan solusi untuk memenuhi kebutuhan para milenial bahkan semua pelaku start up di Indonesia,” ujar Amran kepada awak media, Rabu (16/10/2019).

Ia menambahkan, start up jenis ini akan menjamin tata kelola yang setara antara satu dengan pendiri start up yang lain. Untuk itu, pastinya keputusan akan berlandaskan kepada musyawarah mencapai mufakat.

“Sederhananya yah one man, dan one vote untuk koperasi. Berbeda dengan perseroan yang menganut one share, one vote. Hal inilah yang kami kagum kepada Bapak KH. Ma’ruf Amin kaena tekadnya menjadikan Indonesia sebagai ikon pusat perekonomian berbasis syariah dunia melalui platform digital,” tandas Amran.

Bahkan, ia berpendapat bahwa Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) masih terkesan belum menerapkan undang-undang. Untuk itu, Dekopin perlu revitalisasi untuk menjadi partner pemerintah dalam pemberdayaan koperawsi di Indonesia.

“Revitalisasi ini akan menimbulkan percepatan, refresh dan keleluasaan koperasi di Indonesia akan berkembang melaju cepat, apalagi dipimpin oleh pelaku koperasi dan generasi milenial,” tegas Amran.

Ny. Tambunan, Anggota KSP Nasari Surabaya menyampaikan, selama 10 tahun menjadi anggota KSP Nasari pihaknya mengaku diperhatikan kebutuhan dan keinginan, terutama para anggotanya. Selain itu, ia berharap agar KSP Nasari segera mengambangkan konsep ekonomi kerakyatan.

Baca Juga:  Advokat se-Jatim bersatu, sosialisasikan sistem peradilan berbasis digital

“Yah kalau bisa KSP Nasari ini lebih dikembangkan lagi menuju konsep ekonomi kerakyatan. Selain itu juga, KSP Nasari harus mampu memeperluas ke berbagai segmen pasar agar perekonomian Indonesia makin maju,” tuturnya.@Rel-Licom