Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Komisi A DPRD Surabaya minta Pemkot evaluasi perijinan Trans Icon
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni. FOTO: dok/istimewa
Adv-News

Komisi A DPRD Surabaya minta Pemkot evaluasi perijinan Trans Icon 

LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah Kota Surabaya diminta mengevaluasi proses perijinan pembangunan apartemen Trans Icon di Jl A. Yani Surabaya.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni menyampaikan, saat ini pembangunan Trans Icon menuai protes dari warga sekitar.

Meski begitu, pria yang akrab disapa Toni ini mendengar informasi yang menyebutkan bahwa izin pembangunan apartemen itu sudah beres.

“Trans Icon izin beres tapi ada resistensi. Artinya ada yang salah dari pemkot. Ini secara umum harus dievaluasi (proses pemberian izin,” ujarnya.

Toni, sapaannya, mengungkapkan, memang untuk saat ini penerbitan Amdal tidak butuh masukan dari warga di sekitar. Tetapi perubahan aturan itu tidak bisa hanya dilihat dari perspektif normatif.

“Pemkot dalam menerbitkan izin perlu partisipasi warga sekitar. Misal waktu pengumuman lebih lama, seperti izin HO (Hinder Ordonnantie) harus disosialisasikan di tempat yang orang bisa melihat,” terangnya.

Mantan wartawan ini tak menampik Surabaya membutuhkan investasi. Tetapi, kata Toni, investasi harus membawa kemakmuran, terutama kepada masyarskat sekitar.

“Artinya mekanimsem pemberian izin harus melibatkan masyarkat,” tegasnya.

Diketahui, beberapa hari lalu puhan warga RT/02, RW/01 Kelurahan Gayungan, Surabaya berunjukrasa di lokasi pembangunan Trans Icon di Jalan Ahmad Yani. Unjukrasa digelar karena hingga saat ini warga yang terdampak pembangunan belum mendapat konpensasi.

Ahmad Sadlitomo Ketua RT 02 menjelaskan, unjukrasa yang digelar ini merupakan aspirasi warga yang jumlahnya mencapai 300 KK. “Sudah dua tahun kami dan warga terdampak oleh pembangunan Trans Icon. Debunya sangat terasa,” ucapnya.

Sadli berjanji selama tuntutan warga tidak dipenuhi yakni konpensasi, dirinya dan warga akan terus menyampaikan tuntutannya. “Kami akan terus berunjukrasa sebelum tuntutan kami dipenuhi,” tegas Sadli.

Di lain pihak, Kabid Perijinan Dinas Llingkungan Hidup (DLH) Pemkot Surabaya, Ali Murtadlo menegaskan, bahwa semua perizinan Trans Icon sudah tidak bermasalah. “Izinnya sudah lengkap,” ujarnya.@ADV

Baca Juga:  Mapolrestabes Medan diserang bom bunuh diri