LENSAINDONESIA.COM: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan kembali mendatangi Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (15/10/2019).

Kedatangan KPK untuk yang kedua kalinya di kantor PN yang terletak di Jl Arjuno Surabaya tersebut memunculkan banyak spekulasi. Bahkan banyak masyarakat yang mengetahui kedatangan tim lembaga antirasuah tersebut untuk melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

Ada juga berkesimpulan, KPK sedangan melakukan pemantauan. Sebab KPK pada Rabu 2 Oktober 2019 lalu juga terlihat mendatangi PN Surabaya.

Humas PN Surabaya Sigit Sutriyono membenarkan adanya kegiatan yang dilakukan oleh KPK. Kata dia kegiatan tersebut sebagai bentuk pencegahan.

“Selama ini kan yang dikenal publik, KPK itu melakukan tindakan (terhadap korupsi) saja. Padahal ada juga pencegahan seperti yang dilakukan saat ini,” ujar Sigit, Selasa (15/10/2019).

Masih menurut Sigit, untuk saat ini upaya pencegahan yang dilakukan KPK bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menitikberatkan pada bidang keperdataan khusus. Dan itu akan dilakukan secara bergilir ke bidang yang lain.

Kata dia, KPK mungkin akan memeriksa para hakim.

“Dan tidak menutup kemungkinan hakim juga akan di “periksa”, terutama apabila ada perkara yang lebih dari enam bulan. Nanti akan ditanyakan, kenapa bisa selama itu penanganan perkaranya. Kendalanya dimana, pasti nanti akan ditanyakan,” ujar Sigit.

Apakah itu juga bentuk pencegahan suap terhadap hakim? Sigit membenarkan hal itu, segala macam bentuk pencegahan akan dilakukan KPK terhadap lembaga peradilan ini, karena itu sudah menjadi Memorandum of Understanding (MoU) antara Mahkamah Agung (MA) dengan KPK.@rofik