Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Malam ini,  Suci si Mutiara dari Asahan Sumut guncang Grand Final KDI 2019
Suci sedang performance memukau bersama rivalnya di KDI. @ist
Entertain

Malam ini, Suci si Mutiara dari Asahan Sumut guncang Grand Final KDI 2019 

LENSAINDONESIA.COM: Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2019 Jumat (18/10/2019) malam ini, menampilkan tiga bintang baru orbitan-nya untuk mengguncang publik pecinta musik dangdut Nusantara di tanah air. Suci pedangdut belia yang dijuluki si Mutiara dari Asahan – Sumatera Utara ini diunggulkan mampu bersaing ketat dengan dua finalis dan mengguncang panggung grand final Studio 14 MNC.

Kedua finalis rival Suci yang sama-sama lolos di babak semi final 4 besar KDI 2019 pada Senin lalu, yaitu Marvin (Ponorogo) dan Nia (Pekanbaru). Malam ini, ketiganya bersiap-siap saling tampil all out memperebutkan gelar juara KDI 2019.

Di grand final yang dimulai Pukul 19.00 WIB ini, Suci dan kedua finalis Marvin dan Nia meninggalkan Arci (Ende) yang terjegal di babak semi final 4 besar. Suci lantaran diunggulkan, kali ini, dituntut harus mampu meningkatkan kepiawainnya melantunkan lagu demi lagu andalannya di grand final. Setidaknya, penampilan Suci yang semasa kecil pernah jadi Juara Umum Lomba MTQ, malam ini, harus lebih mencengangkan publik pemirsa KDI di tanah air.

Pendukung gadis yang lahir di Kisaran, Asahan, 27 Desember 2000 ini hadir di Studio 14 MNC nampak bersahaja. Para pendukung Suci menampilkan busana adat khas Sumatera Utara. Begitu pun pendukung Marvin dari Ponorogo. Jawa Timur. Mereka ini juga berbusana kebesaran Reyog Ponorogo. Sehingga, suasana di studio pun bernuansa budaya khas Nusantara.

Suasana yang sangat bersahaja dan cukup bersahabat nampak di antara pendukung Suci dan pendukung kedua finalis ini. Praktis, berbedaan semangat para pendukung ini tidak terkesan sedang dalam suasana persaingan hebat kontestasi Grand Final KDI 2019.

“Pendukung Suci juga banyak yang dari Ponorogo,” kata Adi, salah seorang pendukung Suci. Bahkan, pecinta KDI di Jawa Timur sepertinya juga banyak yang mendukung Suci. Maklum, penampilan Suci seperti saat babak semi final, cukup memukau pemirsa KDI di seluruh tanah air.

Baca Juga:  Warga Sampang pengimpor sabu Malaysia 10 kg dituntut seumur hidup

Rombongan pendukung Suci hadir di Studio MNC bersama Rosita Sinurat, Ibunda Suci dan kerabat tercintanya. Ibunda Suci sengaja datang dari Asahan ke Jakarta khusus untuk mengawal Suci dengan dukungan kerabat terdekatnya. Sayangnya, di momen puncak perjuangan Suci ini, ayahnya, Bachtiar Sitorus berhalangan hadir karena kondisi kesehatan.

“Saya tidak diberitahu saat papa jauh sakit,” kata Suci dalam rekaman komentarnya yang ditayangkansaat jeda.

Prestasi Suci Sitorus

Prestasi pendidikan SMP & SMA selalu juara 2 kelas
Sejak usia 5 tahun, sudah mulai bernyanyi. Hampir 13 tahun ini, SUCI menjadi biduan organ tunggal dari panggung ke panggung.

Prestasi :
Juara 1 Dai Cilik tingkat Kab. Asahan 2006
Juara Umum MTQ Kec. Air Batu 2007
Juara 3 Pop song Sumatera Utara 2013
Juara 1 Bintang TV & Radio Sumut 2014
Juara 1 Senandung Asahan 2015
Juara 1 Lomba Marhaban Asahan
Juara 1 Lomba Kasidah Asahan
Juara 1 Berpidato tingkat Kab.Asahan
Juara Umum Lagu Melayu di Universitas Asahan
Top 20 Rising Star RCTI