Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Hari pertama Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019, PB Djarum screening 815 atlet
Pelatih Ganda PB Djarum, Sigit Budiarto. FOTO: FREDY-LICOM
HEADLINE SPORT

Hari pertama Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019, PB Djarum screening 815 atlet 

LENSAINDONESIA.COM: Perkumpulan Bulutangkis (PB) Djarum mulai menggelar Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 di GOR Sudirman Surabaya, Minggu (20/10/2019).

Dalam audisi hari pertama pada rangkaian ketiga di Surabaya ini, tercatat ada 815 atlet dari total 993 atlet yang mendaftar online melakukan registrasi ulang.

Di GOR Sudirman, satu-persatu atlet muda dari berbagai penjuru Surabaya maupun luar kota ini akan melakukan tahapan screening test atau penyaringan sebelum lanjut ketahapan dua, yaitu tahapan turnamen.

Pelatih Ganda PB Djarum, Sigit Budiarto mengatakan, setidaknya ada tiga kriteria wajib yang dimiliki oleh para peserta agar lolos dalam Audisi Bulutangkis PB Djarum, yaitu kecepatan, kelincahan dan teknik.

“Kita memang mencari yang terbaik, kita sekarang ini ada 815 peserta. Sampai sekarang ini atlet-atlet yang terjaring masih belum menghitung pasti, akan tetapi kualitasnya sedikit lebih baik di banding tahun kemarin. Kami cari pemain yang memiliki kecepatan, kelincahan dan didukung teknik yang baik. Ketiga hal itu tidak bisa dipisahkan,” kata Sigit Budiarto, saat ditemui lensaindonesia.com, di Gor Sudirman, Surabaya, Minggu (20/10/2019).

Sementara itu dalam proses audisi PB Djarum sendiri bakal dilakukan beberapa hal selama dua hari. Pertama melakukan screening berupa tes teknik dasar bulutangkis dan hari kedua berbentuk turnamen.

“Kalau nantinya ada 32, kemungkinan kita adakan sistim gugur ada tahapan turnamen pada hari ini,” imbuh Sigit Budiarto.

Selain itu, nantinya akan ada 12 super tiket yang diperebutkan oleh para atlet mudan itu.

Di kelompok putra akan diambil empat atlet dari masing-masing sektor di U-11 dan U-13, sedangkan untuk kelompok putri akan diambil dua atlet itu pun dari masing-masing sektor U-11 dan U-13 juga.@Fredy

Baca Juga:  LPIPB bongkar dugaan upaya terstruktur pihak swasta kuasai asset perusahaan plat merah PT KBN di Jakarta Utara