Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Audisi Beasiswa Bulutangkis 2019, sebanyak 251 atlet berebut 48 super tiket ke Kudus
Mantan bintang bulutangkis nasional Liliyana Natsir menjadi salah satu pencari bakat Audisi Beasiswa Bulutangkis 2019. FOTO: FREDY-LICOM
HEADLINE SPORT

Audisi Beasiswa Bulutangkis 2019, sebanyak 251 atlet berebut 48 super tiket ke Kudus 

LENSAINDONESIA.COM: Audisi Beasiswa Bulutangkis 2019 yang digelar Perkumpulan Bulutangkis (PB) Djarum di Gor Sudirman Surabaya telah memasuki hari kedua.

Pada hari kedua atau tahap turnamen ini, Tim Pencari Bakat PB Djarum akan mengambil 48 pebulutangkis cilik dari 251 peserta yang sebelumnya telah lolos screening (penyaringan).

Mantan bintang bulutangkis nasional Liliyana Natsir pun turut hadir di GOR Sudirman menjadi salah satu anggota pencari bakat.

Peraih medali emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro nomor Ganda Campuran ini mengatakan, potensi yang dimiliki para pebulutangkis cilik di Surabaya cukup bagus, dibanding di kota lain.

“Bagus-bagus banget, jadi diantara mereka ini mudah-mudahan menjadi penerus untuk membanggakan nama bangsa pastinya,” kata atlet yang akrab disapa Butet ini, Senin (21/10/2019).

Butet menyanpaikan, atlet usia 11-13 tahun yang mengikuti audisi ini dituntut untuk memiliki skill dan bakat. Karena itu, para peserta harus terus diberikan motivasi dan berlatih dengan sungguh-sungguh.

Menurut Butet, salah satu kelemahan para pebulutangkis cilik ini adalah berhenti bermain ditengah jalan karena kurangnya motivasi dan kerja keras.

“Audisi ini berjalan baik dan saya lihat antusiasnya luar biasa bakat anak-anak ini bagus. Jadi mudah-mudahan bisa menjadi penerus. Namun nanti saya akan lihat perkembangannya karena di usia segini kadang-kadang suka berhenti ditengah jalan dan hal ini yang menjadi kendala,” ujarnya.

Butet mengakui bila dalam audisi ini dirinya menjagokan beberapa atlet.Namun, kata dia, audisi akan menentukan hasilnya. Sebab untuk bisa mendapat super tiket berangkat ke Kudus, atlet tersebut harus benar-benar memiliki tekad dan mental yang bagus, terutama pebulutangkis putri.

“Saya ada jagoan tapi ngga bisa memutuskan sendiri harus dengan tim pencari bakat lainnya, karena setiap pencari bakat memiliki penilaian dan cara pandang sendiri-sendiri terutama untuk atlet putri,” imbuhnya.@LI-13

Baca Juga:  Tetap prima memasuki pancaroba, ini lho tipsnya!