Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Saatnya bisnis tata rias online besutan waria menuju Unicorn (selesai)
Sonya Vanessa, Ketua Perwakos saat ditemui di sekretariat yang baru di JL. pacar Kembang III/79A Surabaya.Eld
Bisnis

Saatnya bisnis tata rias online besutan waria menuju Unicorn (selesai) 

LENSAINDONESIA.COM: Nampaknya, Sonya Vanessa yang didapuk sebagai Ketua Perwakos optimis terhadap langkah Perwakos yang akan beranjak ke dunia bisnis digital tersebut.

Bisnis startup merupakan genderless, tanpa memandang identitas status gender, kasta sosial dan kondisi seseorang. Saatnya Perwakos mengibarkan bendera kesetaraan di dalam berbisnis. Dalam batasan kesempatan yang begitu menghimpit untuk berkarir, beraktualisasi dan berkomunitas, saatnya Perwakos menghempaskan itu semua di bisnis startup yang tengah dikembangkan saat ini.

Waria bukan hanya ngamen, PSK dan kaum minoritas! 

“Waria selalu distigma dengan prostitusi, AIDS, pengamen jalanan hingga menjadi kaum minoritas. Stigma ini akan berubah melalui zaman digitalisasi ini hingga mampu memberi peluang setara kepada siapa saja tanpa memandang gender dan identitas seksual seseorang, apalagi dengan gagasan ini akan merealisasikan bisnis digital berbasis layanan tata rias online. Saya yakin kok anggota kami itu berpotensi, ini saatnya menunjukkan kepada masyarakat bahwa waria itu nggak selalu negatif. Kita mampu dan yakin sejajar dengan Unicorn lain dengan adanya ide jenius ini dengan konsep market place tersebut,” papar Sonya saat dijumpai di kantor sekretariat Perwakos yang baru di Jl. Pacar Kembang III/79A Surabaya.

Anggota perwakos kini memiliki kekuatan, talenta yang cukup komplit. Memiliki tenaga tata rias handal, tim IT, tim pemasaran, bahkan ada yang menjadi praktisi dan pengamat bisnis.

“Saya optimis terobosan kami kali ini akan terwujud nyata dengan dukungan anggota kami ini, dan tentunya juga dukungan pemerintah dan masyarakat,” pungkas Sonya.

Pada prinsipnya, Perwakos meyakini bahwa latar pendidikan anggotanya yang terbilang pas-pasan tersebut tak dijadikan kendala. Baginya, kemauan, konsistensi dan kerja keras akan merubah kehidupan para waria bisa dijadikan teladan positif.@Eld-Licom

Baca Juga:  La Nyalla: Risma kurang sinkron dengan pengusaha lokal, komunikasi pada gubernur juga buruk