Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Prostitusi artis, Polda Jatim tetapkan mucikari berinisial JL sebagai tersangka
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan bersama PA. FOTO: rofik-LICOM
HEADLINE JATIM RAYA

Prostitusi artis, Polda Jatim tetapkan mucikari berinisial JL sebagai tersangka 

LENSAINDONESIA.COM: Polda Jawa Timur menetapkan JL sebagai tersangka kasus prostitusi yang melibatkan PA (publik figur) dan YW seorang pengusaha asal NTB.

Direktur Reserse Kriminal Umum  (Dirreskrimum) Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan, dalam kasus ini, JL bertindak sebagai perantara atau mucikari yang mendatangkan PA dari Jakarta atas pesanan YW.

“Yang pasti untuk saat ini, JL sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” ungkap Gidion Arif Setiawan di Gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Minggu (27/10/2019) dini hari.

Disinggung terkait status YW, pria yang ditangkap saat berduaan di dalam kamar hotel di kawasan kota Batu, Gidion Arif menyatakan yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan.

“Semua yang kami amankan saat di TKP, kami bawa ke sini (Polda Jatim), sampai sekarang masih di sini semua dan masih menjalankan pemeriksaan,” tambahnya.

Sementara terkait profesi YW sendiri, Kombes Pol Gidiaon Arif Setyawan mengaku masih diperiksa.

“Itu masih ranah penyidik dan kami tidak tahu profile pelaku yang menjadi target,” imbuhnya.

Terkait uang Rp 13 juta yang diduga hasil transaksi prostitusi, Gidion Arif belum dapat memastikan.

“Itu barang bukti yang diamankan, tapi untuk apanya, masih dalam pemeriksaan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Unit V Perjudian, Subdit III Jatanras Polda Jatim mengamankan PA, YW saat berada di dalam kamar salah satu hotel di kota Batu, Jumat malam (25/10/2019).

Selain keduanya, petugas juga membekuk JL yang berperan sebagai mucikari.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, petugas menjeratnya dengan pasal 296 dan pasal 505 tentang perbuatan mengambil keuntungan dari orang lain.@rofik

Baca Juga:  Hari ini, buku “Cerita dari Sudut Istana” diluncurkan, Fajroel dan Ngabalin jadi narasumber diskusi