Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Tersandung kasus prostitusi, PA mengaku bukan pemenang Putri Indonesia
Pelaku Prostitusi berinisial PA saat di Polda Jatim, Minggu (27/10/2019). FOTO: ROFIK-LICOM
HEADLINE JATIM RAYA

Tersandung kasus prostitusi, PA mengaku bukan pemenang Putri Indonesia 

LENSAINDONESIA.COM: PA pelaku prostitusi yang dibekuk Unit V perjudian Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim di Kota Batu mengklarifikasi pemberitaan terkait yang telah beredar bahwa dirinya sebagai Putri Indonesia.

Dalam pernyataannya, perempuan asal Balikpapan ini meminta maaf kesemua pihak atas kasus yang dialaminya karena telah mencoreng nama agen Putri Indonesia.

“Saya mohon maaf kepada semua pihak terutama kepada keluarga saya, karena berita yang sudah tersebar dan sudah beberapa tahun ini saya sudah bukan pelaku playgen di Putri Indonesia,” ungkapnya saat memberikan klarifikasi di Mapolda Jatim, Minggu (27/10/2019) dini hari,

PA mengungkapkan, bahwa dirinya bekerja di beberpa perusahaan dan mempunyai beberapa projek serta bisnis projek bersama teman temannya, dan mengaku tidak pernah bekerja sebagai playgen seperti Putri Indonesia.

“Jadi saya mohon agar tidak membawa bawa nama playgen seperti Putri Indonesia, karena saya tidak pernah ikut ajang tersebut,” ujarnya.

Namun meski mengaku tidak pernah ikut dalam ajang Putri Indonesia, PA juga mengaku pernah turut aktif.

“Selain itu saya mohin maaf kepada beberapa pihak yang tercoreng nama baiknya, nama yang sangat besar meski saya pernah terlibat disana. Saya mohon maaf, apapun yang terjadi ini pelajaran yang cukup besar buat saya,” paparnya lebih lanjut.

PA mengaku dalam beberapa ini memang tidak bisa dihubungi baik oleh keluarga maupun teman-temannya karena sedang menjalani penyidikan dalam kasus yang dihadapinya.

“Saya mohon maaf kepada teman teman dan keluarga saya karena dalam beberapa hari ini tidak bisa dikontak. Karena saya sedang menjalani penyidikan. Dan apabila proses ini sudah selesai saya akan segera pulang,” terang PA.

PA juga meminta kepada media agar tidak memeberitakan dengan mebawa nama pihak lain seperti Putri Indonesia. “Karena saya tidak pernah ikut ajang tersebut,” lanjutnya.

Baca Juga:  Istana manfaatkan kecerdasan buatan “AI” untuk percepat tugas Pemerintah dan ASN

Meski kembali mengaku tidak pernah ikut dalam ajang putri Indonesia, saat disinggung pernah mengikuti ajang putri pariwisata, PA tidak mengelaknya.”Saya bukan pemenang. Terima kasih, cuma finalis,” pungkasnya.@rofik