LENSAINDONESIA.COM: Kerja bareng Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Jombang, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X kembali menggelar penanaman tebu di lahan Agroforestry wilayah kerja Pabrik Gula (PG) Lestari Nganjuk.

Program Agroforestry rencananya akan dilakukan penanaman di lahan seluas 40,275 Ha, terdiri dari tiga petak yang tersebar di RPH Ngujung, BKPH Ngujung Barat, dan KPH Jombang, Kebun Sanggrahan, Ds. Sanggrahan, Kec. Gondang, Kab. Nganjuk. Lahan agroforestry ini ditanami varietas unggul baru, dengan potensi produksi 80 Ton/ Ha dan rendemen 9%.

“Menurut hasil evaluasi pelaksanaan program BUMN Sinergi Agroforestry tebu musim giling 2019, PG Lestari mencatat hasil produksi sebesar 72,2 Ton/ Ha dengan Rendemen 8,64%. Hasil evaluasi ini sebagai pemacu semangat untuk terus meningkatkan angka-angka produktivitas ke depannya,” ungkap Aris Toharisman, Direktur Operasional PTPN X dakam keterangan resminya, Kamis (31/10/2019).

Nantinya, lanjutnya, hasil dari program Agroforestry di Nganjuk ini akan dikelola langsung ke PG Lestari pada musim giling tahun 2020. Sehingga diharapkan mampu menyokong keajegan pasok Bahan Baku Tebu (BBT) di PG Lestari.

Tanam perdana ini merupakan kelanjutan dari kerjasama antara PTPN X dengan Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur untuk memanfaatkan kawasan hutan dalam kegiatan budidaya tanaman tebu guna mendukung ketahanan pangan. Kerjasama ini juga terkait pengerjaan lahan Perum Perhutani untuk kegiatan penanaman Agroforestry tebu seluas 5.661,5 Ha dan disetujui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2017.

“Selain untuk meningkatkan produktivitas pada musim giling selanjutnya, program Agroforestry ini juga mampu memberdayakan masyarakat sekitar, untuk bersama-sama membangun, melindungi, dan memanfaatkan sumberdaya hutan sebagai penggerak ekonomi di pedesaan,” pungkas Aris.@Rel-Licom