Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Tata ulang Pelabuhan Benoa masuk tahap desain final
Kondisi di sebagian Pelabuhan Benoa Bali yang memasuki desain final.ist
Bisnis

Tata ulang Pelabuhan Benoa masuk tahap desain final 

LENSAINDONESIA.COM: Pelindo III selaku pengelola Pelabuhan Benoa, menunjukkan desain sebagian besar sebagai hutan kota, lainnya digunakan untuk terminal energi, industri perikanan, dan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).

Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi atas pengembangan Pelabuhan Benoa yang masuk tahap desain final.

“Semua pihak telah bekerja untuk kebaikan bersama. Ini akan memberi manfaat yang besar bagi masyarakat Bali,” tandasnya.

Doso Agung, Dirut Pelindo III juga menyampaikan, jika dermaga Pelabuhan Benoa nanti sudah jadi, kapal-kapal cruise yang sandar bisa dikelola lebih profesional, sebab mampu mendorong peningkatan wisata di luar kapal.

“Rata-rata sandar kapal cruise itu antara 6 hingga 8 jam, jika dengan pengelolaan yang profesional, hal ini mampu menggerakkan industri pariwisata. Selama ini, kapal-kapal tersebut tidak bisa sandar dan wisatawan harus diangkut dengan kapal-kapal kecil. Sehingga mereka enggan turun ke darat menikmati indahnya Bali,”paparnya dalam keterangan resmi yang diterima Lensaindonesia.com, Senin (04/11/2019).

Penyediaan logistik untuk kebutuhan kapal, lanjut Doso, juga menjadi peluang bisnis besar dan bisa dimanfaatkan para pengusaha dan masyarakat di Bali.

“Bayangkan, jika setiap kapal itu rata-rata mengangkut sekitar 2.000 wisatawan dan 1.500 kru. Selama ini kebutuhan logistik itu mereka cukupi di luar negeri, terutama Singapura. Daging, sayur mayur, buah-buahan, hingga air bersih, disuplai dari Singapura. Padahal, setiap tahunnya menurut catatan kami di tahun 2019 saja, ada 79 kapal cruise yang bersandar di Pelabuhan Benoa,” kata Doso.@Rel-Licom

Baca Juga:  Ratusan atlet Puslada Jatim jalani pemempaan mental di Rindam