Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Dancow dukung inovator usia dini melalui ajang kreasi anak Indonesia 2019
Dancow mendukung pencarian inovator usia dini di sekolah dasar melalui kegiatan Dancow Kreasi Anak Indonesia (DKAI). (foto: Rudi Licom)
CSR

Dancow dukung inovator usia dini melalui ajang kreasi anak Indonesia 2019 

LENSAINDONESIA.COM: Setelah sukses menggelar program Dokter Kecil Mahir Gizi (DKMG) yang digelar sejak tahun 2010, Dancow kali ini mendukung pencarian inovator usia dini di sekolah dasar melalui kegiatan Dancow Kreasi Anak Indonesia (DKAI).

Business Executive Officer Dairy PT. Nestlé Indonesia, Windy Cahyaning Wulan, mengatakan dengan menggandeng Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), event ini adalah wujud komitmennya untuk terus menggelar kegiatan positif dan edukatif bagi anak-anak Indonesia.

“Kami berkomitmen dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal anak, kami pun menyadari bahwa anak Indonesia memiliki potensi yang besar sebagai inovator masa depan. Karenanya, kami tergerak untuk menggelar program yang dapat memberikan kesempatan kepada anak Indonesia dalam menuangkan kreativitasnya,” ujar Windy di Ruang Ki Hajar Dewantara, Kemendikbud, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Ia menjelaskan Dancow Kreatif Anak NdinrsiaDKAI merupakan kompetisi antar sekolah dimana anak diajak untuk membuat ide kreasi dari empat pilihan bidang: Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Nutrisi, Lingkungan, dan Seni & Kreativitas.

Program ini ditujukan bagi siswa kelas 3-5 SD, dan pendaftaran dibuka sejak tanggal 15 Maret hingga 30 Juni 2019. “Ini penyelenggaraan DKAI yang pertama. Sebanyak 1.270 siswa SD di Indonesia tercatat mendaftar ide kreasi mereka. Dari jumlah tersebut, kami memilih 20 ide kreasi terbaik,” jelas Windy.

“Disini kami tidak mencari siswa cerdas yang hanya bisa menghafal, tapi kami mencari siswa yang kreatif yang tidak hanya di sekolah melainkan bisa menyelesaikan dengan baik dan adaptasi ke masyakarat nantinya,” imbuh Windy.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Khamim, M.Pd, menyambut baik inisiatif Dancow dalam mendukung anak untuk berpikir kreatif dan peduli terhadap permasalahan sekitar.

Baca Juga:  Strategi Vinsensius Awey daftar Cawali Surabaya di tiga parpol

Menurutnya, peningkatan daya saing regional merupakan salah satu poin yang diangkat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2019 ini.

Program edukatif DKAI ini merupakan salah satu upaya yang dapat membantu pemerintah khususnya Direktorat Pembinaan SD Ditjen Dikdasmen Kemendikbud dalam mewujudkan generasi kompetitif, berkarakter, berkualitas, dan adaptif terhadap perubahan.

“Melalui program ini, semoga para siswa dapat mengoptimalkan daya juang, kerja keras, kemandirian, serta membangun komunikasi yang baik antar sesama. Dengan begitu, selain kecerdasan intelektual, dan kecerdasan emosional dan sosial mereka juga dapat membangun kepribadian yang berkarakter sebagai putra dan putri Indonesia, calon pemimpin Indonesia yang hebat di masa depan. Tak hanya siswa, para pengajar pun dapat semakin termotivasi dalam memberikan pelajaran yang berkualitas, sehingga bersama dengan anak didiknya dapat berinovasi menjawab tantangan-tantangan yang ada di sekitar,” tutur Dr. Khamim.@Rudi