Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Kasus Dimas Kanjeng, ada dana Rp 2 triliun dalam rumah Najmia
Dimas Kanjeng Taat Pribadi dikawal polisi usai menjalani sidang di PN Surabaya (rofik)
HEADLINE

Kasus Dimas Kanjeng, ada dana Rp 2 triliun dalam rumah Najmia 

LENSAINDONESIA.COM: Sidang lanjutan dugaan penggelapan dan penipuan dengan terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Rabu (6/11/2019) kembali digelar di Pengadilan Negeri Surabaya.

Dalam sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Nizar dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim menghadirkan Hasna, adik kandung Almarhumah Hj Najmia, sebagai saksi A de charge.

Dalam keterangannya, saksi menyatakan bahwa kakaknya almarhumah Najmia mengaku sayang kepada Dimas Kanjeng dan sudah menganggap sebagai anaknya sendiri.  “Almarhumah sudah menganggap beliau sebagai anak sendiri,” ujar saksi Hasna.

Saksi juga menyatakan, bahwa almarhumah sering menginap di padepokan Dimas Kanjeng selama 1 bulan. Hal serupa juga dilakukan terdakwa yang juga melakukan silaturahmi dan berkunjung ke rumah almarhum di Makasar.

Disinggung terkait adanya setoran uang kepada terdakwa sebagai dana mahar, saksi Hasna mengaku dirinya pernah melakukan transfer 18 kali ke Bank BNI rekening atas nama Suyono.

“Tidak pernah mentransfer ke Beliaunya (Dimas Kanjeng, red), tapi transfer ke nomor rekening pak Suyono. Tapi itu bukan uang mahar,” sambungnya.

Saksi Hasnah juga menyatakan, almarhumah kakaknya pernah mendapat uang dari Dimas Kanjeng, sebesar Rp 17,5 miliar dalam tiga termin. “Pertama Rp 2,5 miliar, Rp 10 miliar dan Rp 5 miliar,” tambahnya.

Menurut Hasna, almarhumah melarang anak cucunya mengganggu gugat uang pemberian Dimas Kanjeng itu.” Iya pemberian dari beliaunya, almarhumah tidak memperbolehkan anak dan cucunya mengambil dan mengganggu gugatnya,” paparnya lebih lanjut.

Selain uang Rp 17,5 miliar, saksi juga mengaku ada beberapa pemberian dari terdakwa berupa cincin permata, keris, tongkat komando, lempengan emas dan 9 koper mata uang asing,

“Uangnya ada Dolar, uang China, Malaysia dan macam macam. Ada 9 koper semuanya dan asli. Kalo ditukarkan uang Rupiah sekitar 2 triliun,” pungkasnya. @rofik

Baca Juga:  Jumlah peserta Kejurnas Selam Fin Swimming Piala Gubernur Jatim 2019 membludak