Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Bau sampah Stadion GBT sampai di Senayan, Menpora diultimatum
Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Hakim Bafagih saat Rapat Kerja Bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan di Gedung DPR-MPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (07/11/2019. FOTO: dok. istimewa
HEADLINE SPORT

Bau sampah Stadion GBT sampai di Senayan, Menpora diultimatum 

LENSAINDONESIA.COM: Polemik bau sampah Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya dibahas dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan di Gedung DPR-MPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (07/11/2019).

Dalam raker tersebut, anggota Komisi X DPR RI, Abdul Hakim Bafagih meminta secara tegas kepada Menpora agar masalah bau sampah tersebut tuntas sebelum Stadion GBT Surabaya resmi ditetapkan sebagai salah satu venue pertandingan Piala Dunia U-20 yang digelar pada 2021 mendatang.

“Memang sekitaran GBT itu bau sampah. Mungkin itu terkesan sepele pak (Menpora), tapi ini kan kita mau menyiapkan (venue) Piala Dunia U-20 di 2021. Jangan sampai masalah sepele seperti ini bisa mencoreng imej Indonesia,” kata Abdul Hakim kepada Menpora Zainudin Amali.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu tak ingin reputasi Indonesia sebagai tempat pertandingan sepakbola Piala Dunia rusak di mata dunia gara-gara hal sepele, bau sampah.

“Jangan sampai sudah penyelengaraanya bagus, pengamanannya bagus, stadionnya bersih, giliran suporter dan tamu ada di tempat ternyata ada bau sampah, hal sepele itu,” ultimatum Abdul Hakim yang dibalas anggukan kepala oleh Menpora.

Sebelumnya, Menpora Zainudin Amali mengatakan bahwa Gelora Bung Tomo Surabaya yang disiapkan sebagai salah satu venue petandingan sepak bola Piala Dunia U-20, bau sampah.

Aroma tak sedap tersebut dihirup Menpora saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di GBT Surabaya, Minggu sore (03/11/2019) lalu.

“Masih tercium (bau sampah). Belum hilang gitu lho. Kan saya sudah tahu dari sini, baunya itu lho,” ujar Zainudin Amali kepada puluhan wartawan yang meliput sidaknya.

Dalam rapat kerja bersama itu, Komisi X, Kemenpora dan PSSI juga membahas pertimbangan naturalisasi pemain Persib Bandung, Fabiano Beltrame.

Baca Juga:  Surabaya sambut Piala Dunia U-20, siapkan akses jalan dan bangun fasilitas stadion standar FIFA

Pada keapatan itu, Komisi X DPR RI juga memberikan masukan dan catatan terhadap Program Kerja Kemenpora ke depan. Diantaranya perlu melakukan redefinisi terhadap cakupan pengelolaan bidang kepemudaan dan keolahragaan oleh Kemenpora RI, agar program serta kegiatan bisa fokus dan terarah.@LI-13